Sukses

Sektor Saham Tambang Tertekan, IHSG Anjlok 1,9 Persen

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) fluktuaktif pada perdagangan saham Senin, (25/1/2021). IHSG fluktuaktif di tengah laju bursa saham Asia yang menguat.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, IHSG menguat 15,93 poin atau 0,24 persen ke posisi 6.322,52. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG melemah tipis 6,04 poin atau 0,10 persen ke posisi 6.301.

Indeks saham LQ45 melemah 0,60 persen ke posisi 985,58. Seluruh indeks saham acuan kompak melemah.Pada pukul 09.04 WIB, IHSG turun 1,9 persen ke posisi 6.188.

Sebanyak 175 saham merosot sehingga menekan IHSG. 80 saham menghijau dan 200 saham diam di tempat. Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.322,72 dan terendah 6.262,59.

Total frekuensi perdagangan saham 38.930 kali dengan volume perdagangan 553,3 juta. Nilai transaksi Rp 937 miliar.  Investor asing jual saham senilai Rp 158,20 miliar di seluruh pasar.

10 sektor saham kompak melemah. Sektor saham tambang merosot 3,33 persen, dan memimpin pelemahan IHSG. Disusul sektor saham aneka industri merosot 3,07 persen dan sektor saham pertanian melemah 2,93 persen.

 

2 dari 5 halaman

Gerak Saham

Di tengah tekanan IHSG, ada sejumlah saham yang mencatatkan penguatan antara lain saham FMII naik 24,14 persen ke posisi Rp 1.080 per saham, saham INCF menguat 17,09 persen ke posisi Rp 370 per saham, dan saham KIOS mendaki 12,15 persen ke posisi Rp 600 per saham.

Sementara itu, saham-saham yang melemah antara lain saham PPGL turun 9,42 persen ke posisi Rp 125 per saham, saham INAF tergelincir 6,99 persen ke posisi Rp 3.990 per saham, dan saham ASJT susut 6,98 persen ke posisi Rp 240 per saham.

3 dari 5 halaman

Aksi Investor Asing

Sejumlah saham dibeli investor asing pada awal pekan ini antara lain saham BBCA dibeli investor asing Rp 12,8 miliar, saham TLKM sebanyak Rp 4,8 miliar, dan saham ASII sebanyak Rp 2,1 miliar.

Sedangkan saham-saham yang dilepas investor asing antara lain saham BBNI sebanyak Rp 7,3 miliar, saham SMGR sebanyak Rp 5 miliar, dan saham INCO sebanyak Rp 4,4 miliar.

4 dari 5 halaman

IHSG Pimpin Pelemahan di Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 1,22 persen, indeks saham Jepang Nikkei mendaki 0,40 persen, indeks saham Shanghai naik 0,01 persen dan indeks saham Singapura menanjak 0,15 persen. Sedangkan indeks saham Taiwan melemah 1,05 persen. IHSG pimpin pelemahan bursa saham Asia dengan turun 2,04 persen.

Mengutip laporan Ashmore, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah seiring terpukulnya saham kapitalisasi besar.  Indonesia ada risiko penurunan untuk pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2021 seiring pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang memburuk.

“Kuartal pertama sangat sulit,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam wawancara dengan Bloomberg Television.

Ia berharap target pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) lima persen dalam setahun masih dapat dicapai didukung program vaksinasi massal.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini