Polisi Ungkap Penyebab Ledakan di Ruko Pakuwon City Surabaya

Ledakan di ruko San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Selasa (6/10) pagi dipicu kebocoran selang LPG. Lima karyawan luka bakar, sekitar 20 ruko terdampak.

Diterbitkan 06 Oktober 2026, 11:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Polisi memastikan kebocoran selang LPG menjadi pemicu ledakan di Ruko San Antonio, Blok N1 Nomor 62, Pakuwon City, Surabaya, Selasa (6/102026) pagi. Alarm pendeteksi gas sempat berbunyi sebelum ledakan terjadi di dalam bangunan.

Kapolsek Mulyorejo Kompol Subadri menyebut peristiwa bermula saat karyawan Rumah Makan Nasi Tempong Dewi Sri memasang selang pada instalasi LPG. Dalam proses tersebut terjadi kebocoran sehingga gas keluar dan terdeteksi alat sensor.

Subadri menjelaskan rangkaian kejadian berlangsung cepat hingga memicu ledakan di area ruko. Pemeriksaan awal mengarah pada masalah sambungan selang saat pemasangan.

Menurut keterangan polisi, selang yang bocor terhubung dengan tabung LPG berkapasitas 50 kilogram. Instalasi itu juga tersambung ke tabung-tabung lain yang berada di sekitar lokasi.

Ledakan terjadi mendadak ketika aktivitas memasak sedang berlangsung. Pekerja yang berada di dalam ruko tidak sempat menyelamatkan diri. Lima karyawan mengalami luka bakar dan telah dirujuk ke RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk penanganan lanjutan.

"LPG dari awal ada kebocoran selang LPG. Selang bocor, alarm LPG menyala. Terjadi pembekuan LPG dan meledak," ujar Subadri.

Dampak ledakan meluas ke bangunan sekitar. Polisi mencatat sekitar 20 ruko mengalami kerusakan. Lima ruko di sisi kiri dan kanan titik ledakan terdampak paling berat, sementara 15 ruko lainnya mengalami kerusakan ringan, terutama pada bagian kaca.

Untuk memastikan penyebab dan urutan kejadian secara menyeluruh, tim Labfor dan Inafis Polrestabes Surabaya bersama Gegana Polda Jatim masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Pemeriksaan difokuskan untuk mengidentifikasi kondisi lokasi serta memastikan mekanisme kebocoran LPG hingga terjadi ledakan.