Liputan6.com, Jakarta - Uang Rp 1,5 miliar milik Ida Murlija, warga Kabupaten Batang rusak gara-gara terendam banjir. Padahal, uang itu sudah lama ditabung untuk biaya kuliah anaknya.
Ida terbiasa menyimpan uang tunai dalam jumlah besar di rumahnya. Dia tak menyangka, air banjir yang merendam rumahnya membuat uang yang disimpannya menjadi rusak. Namun ada secercah harapan.
Ribuan lembar uang kertas yang rusak ternyata bisa ditukar dan diganti dengan uang baru di Kantor Bank Indonesia.
Advertisement
"Uang hasil jual tanah saya simpan di koper. Rencana buat persiapan kuliah anak di kedokteran," ujar Ida kepada wartawan saat ditemui di Bank Indonesia Perwakilan Tegal.
Ida membawa koper berisi uang rusak Rp 1,54 miliar yang terendam banjir rob itu ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal. Dia mengajukan melalui aplikasi PINTAR yang disediakan Bank Indonesia.
Seluruh uang milik Ida yang rusak diperiksa satu per satu oleh petugas Bank Indonesia. Pemeriksaan untuk memastikan keaslian dan menentukan nominal yang dapat diganti sesuai ketentuan pihak Bank.
Dari hasil penelitian yang dilakukan petugas Bank Indonesia Tegal, uang yang memenuhi persyaratan mencapai Rp 1,51 miliar. Uang tersebut diganti dengan uang Rupiah layak edar.
"Layanan penukaran uang rupiah rusak merupakan salah satu pelayanan rutin Bank Indonesia kepada masyarakat, " ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9135871/original/053915600_1783074782-IMG-20260703-WA0025.jpg)
Mekanisme Tukar Uang Rusak
Layanan Penukaran uang rupiah rusak dibuka setiap Selasa dan Kamis. Namun sebelumnya harus melalui pendaftaran melalui aplikasi PINTAR.
Menurut Bimala, tidak semua uang rusak dapat memperoleh penggantian. Bank Indonesia hanya mengganti uang rupiah asli yang masih memenuhi syarat. Meliputi kondisi fisik uang masih tersisa lebih dari dua pertiga ukuran aslinya dan ciri keaslian masih dapat dikenali.
Syarat lainnya, kata Bimala, kondisi uang masih merupakan satu kesatuan atau dapat dibuktikan berasal dari satu lembar yang sama.
“Seluruh proses penelitian dilakukan secara teliti agar penggantian yang diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” terang Bimala.
Untuk proses penukaran uang rusak, masyarakat cukup melakukan pemesanan melalui aplikasi PINTAR. Selanjutnya memilih jadwal pelayanan, membawa bukti pemesanan, lalu menyerahkan uang yang akan diteliti petugas berdasarkan ketentuan Bank Indonesia.
Melalui layanan tersebut, Bank Indonesia berharap masyarakat semakin memahami prosedur penukaran uang rusak sekaligus meningkatkan kepedulian dalam merawat rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
Bank Indonesia mengimbau masyarakat agar menyimpan uang dan dokumen penting di tempat yang aman. Tujuannya untuk mengurangi risiko kerusakan akibat banjir, kebakaran, maupun bencana lainnya.
Bank Indonesia juga mendorong masyarakat memanfaatkan layanan perbankan, sebagai tempat penyimpanan dana yang lebih aman.
"Penggunaan transaksi non-tunai seperti transfer bank, uang elektronik dan QRIS, dinilai dapat meminimalkan risiko kehilangan maupun kerusakan uang tunai ketika terjadi bencana, " tutupnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111045/original/054516000_1783054306-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-03T114409.776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9135872/original/057406800_1783074782-IMG-20260703-WA0026.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9133935/original/022673500_1783073947-AP26184046344844.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4246766/original/006828700_1669910509-AP22335568653043.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519978/original/083186800_1782447080-063_2283364620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107329/original/011934200_1783043803-063_2284409214.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8624685/original/076624500_1782618194-000_B8K274B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9104370/original/097375700_1783042219-ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9105249/original/065305000_1783042685-por7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111027/original/077801500_1783052609-AP26183730218725.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4620743/original/066545300_1698050069-IMG-20231023-WA0005__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)