Meski Rupiah Melemah, Ribuan Warga Sulsel Tetap Berani Ajukan Paspor

Melemahnya nilai tukar rupiah tidak memengaruhi minat masyarakat Sulawesi Selatan untuk bepergian ke l

OlehFauzan
Diterbitkan 08 Juni 2026, 16:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga menyentuh Rp 18.195 tidak memengaruhi minat masyarakat Sulawesi Selatan untuk bepergian ke luar negeri. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Makassar mencatat ribuan warga tetap mengajukan permohonan paspor sepanjang Mei hingga awal Juni 2026.

Kepala Bidang Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Kantor Imigrasi Makassar, Oky Derajat Rizki Mubarok, mengatakan jumlah pemohon paspor masih berada pada angka normal meskipun kurs dolar mengalami kenaikan signifikan. Menurutnya, tidak terlihat adanya penurunan permohonan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Walaupun nilai tukar rupiah mengalami penurunan, jumlah pemohon paspor masih relatif sama. Tidak ada penurunan yang signifikan,” kata Oky, Senin (8/6).

Data Imigrasi Makassar menunjukkan, sejak Januari hingga 8 Juni 2026 terdapat 18.937 warga yang mengurus paspor. Sementara khusus periode Mei hingga 8 Juni 2026, jumlah pemohon mencapai 4.420 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.631 permohonan tercatat selama Mei 2026. Adapun pada periode 1 hingga 8 Juni 2026, terdapat 789 warga yang mengajukan pembuatan paspor.

Oky menjelaskan, masyarakat mengurus paspor untuk berbagai kebutuhan, mulai dari perjalanan wisata, kunjungan keluarga, hingga keperluan ibadah. Namun, permohonan yang paling dominan berasal dari calon jemaah umrah.

“Tujuan pemohon beragam, ada yang untuk wisata, mengunjungi keluarga, umrah maupun haji. Namun yang paling banyak masih untuk keperluan umrah,” ujarnya.