Kebakaran Hebat Melalap Kampung Adat Sirnaresmi Sukabumi

Kebakaran menghanguskan sejumlah rumah di kampung adat Kasepuhan Sirnaresmi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Diterbitkan 08 September 2026, 18:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Sukabumi - Kebakaran hebat menghanguskan sejumlah bangunan di kawasan Kampung Adat Kasepuhan Sirnaresmi, RT 02 RW 01, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (7/9/2026).

Titik awal api diduga berasal dari kediaman Sekretaris Desa (Sekdes) Sirnaresmi, Vilka Mandala. Meski demikian, penyebab pasti memicu timbulnya api masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

"Informasi yang diterima, Pak Sekdes sudah ada di lokasi kantor desa. Yang ada di rumah itu istri sama anaknya. Istrinya lagi di luar jemur pakaian, anaknya nonton TV," kata Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq.

Penghuni rumah segera menyadari kepulan api dan berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.

Namun, angin kencang serta material bangunan adat yang kering membuat kobaran api merambat dengan sangat cepat.

"Betul, bahan bangunan rumah Kasepuhan yang kering membuat api cepat merambat," ujar Okih.

Berdasarkan asesmen sementara, musibah ini berdampak pada 4 unit rumah yang dihuni oleh 18 jiwa dari 5 Kepala Keluarga (KK).

Warga terdampak mencakup keluarga Vilka Mandala (1 KK, 4 jiwa), Dandi Septian (1 KK, 3 jiwa), Itom (1 KK, 4 jiwa), Janim (1 KK, 4 jiwa), dan Unen (1 KK, 3 jiwa).

"Total ada empat rumah. Yang tiga rumah rusak sedang di bagian belakang atau dapur. Jadi posisinya dapur yang kena," tutur Okih.

Rumah milik Sekdes Vilka Mandala menjadi bangunan yang mengalami kerusakan paling parah, sehingga keluarganya harus mengungsi sementara.

"Untuk Pak Sekdes mengungsi sementara ke rumah Abah, ke rumah orang tuanya. Untuk yang tiga lagi masih berada di rumah masing-masing," jelasnya.

Saat ini, kobaran api telah berhasil dipadamkan secara total. Pihak berwenang masih melakukan pendataan untuk memastikan perkiraan total kerugian materi akibat kejadian tersebut.

Â