Komitmen Keberlanjutan Jaga Lingkungan dengan Penanaman Ratusan Mangrove di Bintan

Melalui inisiatif keberlanjutan, para pelari tidak hanya berpartisipasi dalam ajang olahraga, tetapi juga turut ambil bagian dalam upaya pelestarian lingkungan.

Diterbitkan 09 Mei 2026, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bintan - Langkah para pelari mungkin telah berhenti di garis akhir Mandiri Bintan Marathon tahun lalu. Namun bagi lingkungan, perjalanan tersebut justru baru dimulai.

Melalui inisiatif keberlanjutan yang dihadirkan pada penyelenggaraan 2025, para pelari tidak hanya berpartisipasi dalam ajang olahraga, tetapi juga turut ambil bagian dalam upaya pelestarian lingkungan. Hal itu seperti disampaikan Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Mochamad Rizaldi.

"Melalui fitur Livin' Planet pada aplikasi Livin' by Mandiri, peserta secara sukarela menyalurkan donasi sebagai bentuk kompensasi atas jejak karbon yang dihasilkan dari perjalanan dan partisipasi mereka dalam ajang yang berlangsung pada November 2025 di Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau," ujar Rizaldi, Sabtu (9/5/2026).

Dia menlanjutkan, inisiatif ini menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif bahwa setiap aktivitas memiliki dampak lingkungan yang dapat dikelola secara bertanggung jawab.

"Komitmen tersebut kini berlanjut melalui aksi nyata di lapangan. Sebagai tindak lanjut dari donasi yang terkumpul, dilakukan penanaman bibit bakau di kawasan muara sungai Kecamatan Teluk Sebong, Lagoi, wilayah pelabuhan Bandar Bentan Telani Ferry Terminal, Bintan Resorts yang memiliki peran strategis sebagai ekosistem penyangga pesisir sekaligus area dengan potensi rehabilitasi lingkungan yang signifikan," kata Rizaldi.

 

Lebih Bertanggung Jawab pada Lingkungan

Melibatkan komunitas lari lokal, penyelenggara event, pengelola kawasan, perwakilan Bank Mandiri, serta PT Jejak Enviro Teknologi, inisiatif ini mencerminkan kekuatan kolaborasi dalam mendorong implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

"Sebanyak 143 bibit mangrove jenis Rhizophora apiculata dan Rhizophora stylosa, hasil budi daya masyarakat lokal, ditanam dan akan dipantau secara berkala selama tiga tahun untuk memastikan tingkat keberhasilan serta pertumbuhannya," kata Rizaldi.

Sementara itu, Chief Operating Officer Bintan Resorts Abdul Wahab menyampaikan, langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem event olahraga yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil tidak hanya berdampak pada pencapaian peserta maupun kesuksesan acara, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan. Inisiatif ini menjadi bukti bahwa komitmen tersebut diwujudkan melalui aksi berkelanjutan," ucap Abdul Wahab.

Rizaldi menambahkan, memutuskan untuk melakukan restorasi mangrove sebagai bentuk implementasi, didasarkan pada perannya yang krusial sebagai pelindung alami garis pantai dari abrasi sekaligus penyerap karbon yang efektif.

"Keterlibatan komunitas lari dalam kegiatan ini semakin memperkuat makna kolaborasi, menjadikan pengalaman berlari tidak hanya berorientasi pada performa, tetapi juga pada kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan," kata dia.

 

Komitmen Jangka Panjang

Rizaldi menyatakan bagi Bank Mandiri, keberlanjutan merupakan komitmen jangka panjang yang terus diintegrasikan dalam setiap lini bisnis dan transformasi perusahaan.

"Melalui fitur Livin’ Planet di aplikasi Livin’ by Mandiri, bank berlogo pita emas ini mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan," kata dia.

"Mulai dari langkah sederhana seperti menghitung emisi karbon hingga berkontribusi dalam penanaman pohon. Inisiatif ini mencerminkan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dan transisi menuju ekonomi hijau," sambungRizaldi.

Menurut dia, keberlanjutan juga menjadi bagian dari upaya Bank Mandiri dalam menciptakan nilai tumbuh yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui sinergi lintas sektor, berbagai inisiatif ESG yang dijalankan diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga memperkuat ekosistem sosial dan ekonomi secara inklusif di berbagai daerah.

"Biasanya kami hanya ikut lomba, menikmati suasana, lalu pulang. Namun kali ini terasa berbeda karena kami dapat melihat langsung bagaimana kontribusi tersebut diwujudkan. Pengalaman ini menjadi lebih bermakna," ungkap Miftach Hidayat salah satu perwakilan komunitas lari yang turut terlibat dalam kegiatan penanaman.

Rizaldi menambahkan, lebih dari sekadar kegiatan simbolik, penanaman mangrove ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang yang akan terus dikembangkan dalam penyelenggaraan Bintan Marathon di masa mendatang.

"Upaya ini menegaskan bahwa kegiatan olahraga dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan, sekaligus memberikan dampak berkelanjutan bagi ekosistem. Selaras dengan meningkatnya kesadaran akan dampak lingkungan dari event berskala besar, pendekatan kolaboratif seperti ini menunjukkan bahwa setiap langkah kecil dapat memberikan perubahan yang berarti," ucap dia.

"Bintan Marathon tidak hanya menghadirkan pengalaman berlari, tetapi juga meninggalkan jejak positif yang akan terus tumbuh dan memberi manfaat bagi generasi mendatang. Jika sebelumnya para pelari melintasi pesisir Bintan dalam hitungan jam, kini mereka kembali untuk meninggalkan warisan yang lebih panjang, akar-akar mangrove yang akan tumbuh, menjaga, dan memberi kehidupan bagi generasi seterusnya," jelas Rizaldi.