Longsor di Kawasan PLTA Cisokan, Hujan Deras Pemicunya

BPBD Kabupaten Bandung Barat memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor yang terjadi di area proyek PLTA Upper Cisokan.

Diterbitkan 02 Mei 2026, 07:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jawa Barat Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Asep Sehabbudin membenarkan telah terjadi longsor di area proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan.

"Betul (kejadian longsor tersebut), berdasarkan informasi dan koordinasi dengan Camat Rongga tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut," kata dia di Bandung Barat.

Meski demikian, seperti dilansir dari Antara, Sabtu (2/5/2026), BPBD berencana melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan kondisi terkini serta mengantisipasi potensi risiko susulan di area proyek PLTA Upper Cisokan.

Hal ini dilakukan, masih kata Asep, guna memetakan dampak serta memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan di lokasi kejadian

Sementara itu, Camat Rongga Asep Badrup menjelaskan hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sebelum kejadian diduga menjadi pemicu longsor di kawasan tersebut.

"Memang hujan cukup besar sehingga diduga memicu kejadian longsor, kejadiannya sekitar jam 2 lebih, Sudah kami pastikan tidak ada korban karena kebetulan hari ini memang libur kerja," jelas dia.

 

Difungsikan Mengalir Air

Asep menjelaskan, tebing yang mengalami longsor dikenal warga setempat sebagai bukit Pasir Datar yang berada di atas dari dua terowongan air yang nantinya difungsikan untuk mengalirkan air dari turbin ke reservior tujuan.

"Titik longsornya di area proyek tunnel. Area CTY atau TTo Tailrace Tunnel Outlet," tandasnya.

Proyek ini sendiri berlokasi di wilayah perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan jarak sekitar 50-60 kilometer dari pusat pemerintahan kabupaten di wilayah Padalarang.