Kronologi Tabrakan Maut 2 Truk di Cugenang Cianjur, Sopir Tewas dan Kendaraan Masuk Parit

Kecelakaan yang melibatkan dua truk terjadi di Jalan Raya Cianjur–Cugenang, tepatnya di Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Diterbitkan 03 April 2026, 19:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan maut yang melibatkan dua truk terjadi di Jalan Raya Cianjur–Cugenang, tepatnya di Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Insiden tersebut menyebabkan seorang sopir meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara seorang kernet mengalami luka serius.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Iptu Regina Adrilla Setiawan, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa tersebut.

Kecelakaan bermula saat truk dengan nomor polisi B 9072 CQD yang dikemudikan oleh Dede (56) bersama kernetnya, Nurdin (56), melaju dari arah Cipanas menuju Cianjur.

Saat melintasi jalan menurun tajam di kawasan Cibeureum, truk tersebut melaju kencang dan diduga kehilangan kendali.

"Truk menghantam bagian belakang truk lain bernopol F 8470 WR yang dikemudikan Suherlan (34) di depannya, hingga kedua kendaraan tersebut masuk ke dalam parit di pinggir jalan," ujar Iptu Regina dalam keterangan, dikutip Jumat (3/4/2026).

Akibat benturan keras tersebut, bagian depan truk yang dikemudikan Dede mengalami kerusakan parah hingga ringsek.

"Pengemudi diduga tewas di tempat karena terjepit kabin, sedangkan kernetnya yang mengalami luka-luka langsung dievakuasi ke RSUD Sayang Cianjur," tambah Regina.

Meskipun penyebab pasti masih diselidiki, polisi menduga ada masalah teknis pada kendaraan.

 

Dugaan Penyebab

Dugaan sementara, truk yang dikemudikan Dede tidak dapat mengendalikan laju kendaraan saat menghadapi turunan tajam di lokasi kejadian.

Keterangan senada disampaikan oleh Suherlan, sopir truk yang dihantam dari belakang. Ia menduga truk tersebut mengalami rem blong.

"Saya sedang menurunkan kecepatan karena jalan menurun dan muatan saya penuh. Tiba-tiba terdengar suara benturan yang sangat keras dari belakang sampai truk saya terjungkal ke parit," ungkap Suherlan yang saat itu dalam kondisi syok namun selamat tanpa luka.

Petugas kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata guna memastikan penyebab utama kecelakaan maut tersebut.