Liputan6.com, Cimahi - Halaman rumah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar di Kota Cimahi, Jawa Barat, bertabur karangan bunga duka cita usai kabar lelayu sampai ke pihak keluarga. Kapten Zulmi menjadi salah satu prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon usai diserang Israel.
Sejumlah pelayat tampak berdatangan ke rumah yang bertempat di Kampung Cikendal, RT 01/04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Rabu pagi, 1 April 2026.
Kapten Zulmi diketahui bagian dari East Mobile Reserve (SEMR), gugur akibat serangan Israel di Lebanon Selatan, Senin (30/3/2026). Saat itu, ia turut dalam iring-iringan kendaraan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Advertisement
Pantauan di lokasi, deretan karangan bunga dikirim sejumlah pejabat dan tokoh negara seperti Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Selain itu, ada juga dari Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono dan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, Annis Mata dan Arrmanatha Nasir, hingga Sekretaris Kabinet Prasetyo Hadi, dan masih banyak lainnya.
Pihak keluarga mengakui, sejak malam kemarin, para pelayat terus berdatangan.
"Memang sejak kemarin malam sudah banyak para pelayat baik dari keluarga terdekat ataupun teman kerja istri almarhum. Karangan bunga juga sudah banyak," kata sepupu almarhum, Risman Efendi.
Sejak Senin sore, keluarga mengaku sudah mendapat kabar gugur Kapten Zulmi, tapi belum berani memastikannya. Konfirmasi resmi akhirnya diketahui pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Risman mengatakan, pihak keluarga masih menunggu kepastian waktu pemulangan jenazah dari Lebanon ke Indonesia. Keluarga berharap bisa menerimanya segera.
"Jenazahnya masih di sana, kita lagi menunggu pemulangan ke Indonesia. Mudah-mudahan segera bisa dipulangkan, sekarang keluarga masih menunggu kabar dari komandan kesatuan," kata Risman.
Kapten Zulmi merupakan anggota Grup 2 Kopassus/Para Komando yang bermarkas di Solo. Berdinas sebagai prajurit TNI sejak 2015 dan dalam satu tahun terakhir tergabung dalam Satgas TNI Konga XXIII-S UNIFIL yang bertugas di Lebanon.
Keterangan Puspen TNI
Sebelumnya, lewat keterangan tertulis, Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menyebut ketiga identitas prajurit gugur itu adalah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.
Selain itu, lima anggota mengalami luka-luka, yakni Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, Praka Arif Kurniawan, Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana, dan Praka Deni Rianto.
“Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi,” ujar Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, Selasa (31/3/2026).
Dia menjelaskan, ada dua insiden yang terjadi dalam 24 jam terakhir. Insiden pertama terjadi pada Minggu 29 Maret 2026 pukul 20.44 waktu Lebanon. Atau Senin (30/3/2026) pukul 01.40 WIB.
Terjadi serangan di markas pasukan perdamaian Indobatt UNP 7-1 Desa Achid Alqusayr, Lebanon Selatan.
Akibat serangan ini, Praka Farizal Rhomadhon gugur. Sementara Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan.
Insiden kedua terjadi pada Senin 30 Maret 2026. Insiden tersebut terjadi pada saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR) melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU) dalam rangka tugas memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post_m (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1.
"Terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya Prajurit TNI atas nama Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan serta dua lainnya mengalami luka yaitu Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto sudah dievakuasi dan dalam penanganan medis di Rumah Sakit St. George Beirut, Lebanon," kata Aulia.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543133/original/009570700_1775015476-WhatsApp_Image_2026-04-01_at_10.01.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372937/original/000817000_1476350415-Cimahi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556604/original/035842500_1776260024-adu_bacok.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545147/original/053744700_1775127154-CCTV_rekam_aksi_begal_bersenjata_di_Cimahi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542996/original/074567700_1775010537-WhatsApp_Image_2026-04-01_at_09.07.08__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543572/original/075767200_1775029491-646e7dc1-5bf4-473b-a05e-6dfac73fc355_FE605C38-6324-4DC8-9074-7CF7D5FCB658.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543133/original/009570700_1775015476-WhatsApp_Image_2026-04-01_at_10.01.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485820/original/076449000_1769563342-keong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5499330/original/042544400_1770782917-brutal-aksi-gerombolan-pelajar-aniaya-pengendara-di-cimahi-8d00c9.jpg)