Liputan6.com, Jakarta - Polisi kembali menangkap tersangka dalam kasus pembunuhan sadis yang menewaskan seorang pegawai Bulog di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Tersangka kedua bernama Ansori (38) diduga berperan membantu pelaku utama sebelum aksi pembacokan yang membuat leher korban nyaris putus.
Sebelumnya, polisi lebih dulu menangkap pelaku utama bernama Jaili (36) yang melakukan pembacokan terhadap korban AF (40).
Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Apriyadi Pratama mengatakan, tersangka Ansori ditangkap setelah penyidik mengembangkan penyelidikan kasus tersebut.
Advertisement
“Tim Tekab 308 Satreskrim Polres Tulang Bawang bersama Unit Reskrim Polsek Penawartama berhasil menangkap tersangka kedua yang membantu pelaku utama,” kata Apriyadi, Senin (16/3/2026).
Penangkapan Ansori dilakukan pada Sabtu (14/3/2026) sekira pukul 02.00 WIB. Polisi menyebut tersangka memiliki peran penting dalam membantu pelaku utama sebelum aksi pembunuhan terjadi.
Berperan Antar Pelaku ke Lokasi
Dari hasil pemeriksaan sementara, Ansori diketahui menjemput Jaili menggunakan sepeda motor sebelum keduanya menuju lokasi kejadian.
Motor tersebut kemudian digunakan sebagai sarana untuk mengantar pelaku utama ke tempat korban tinggal.
“Peran tersangka Ansori adalah menjemput pelaku utama menggunakan sepeda motor Honda Scoopy dan mengantarnya menuju lokasi kejadian,” ungkapnya.
Advertisement
Korban Tewas dengan Banyak Luka
Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Jumat (13/3/2026) sekira pukul 08.10 WIB di sebuah kontrakan di Jalan Poros Sidang Gunung Tiga, Kampung Suka Bhakti, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang. Korban AF ditemukan tewas dengan sejumlah luka akibat senjata tajam.
Kasus itu terungkap setelah keluarga korban mendapat kabar dari rekan kerja korban bahwa AF mengalami penganiayaan di tempat tinggalnya hingga meninggal dunia.
Polisi Amankan Barang Bukti
Dalam pengungkapan kasus itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari pelaku utama Jaili. Barang bukti tersebut di antaranya sebilah golok sepanjang sekitar 40 sentimeter yang diduga digunakan untuk menyerang korban.
Selain itu, polisi juga mengamankan jaket hoodie warna hijau, sepasang sepatu, serta satu unit sepeda motor Honda Scoopy yang digunakan dalam aksi tersebut.
Saat ini kedua tersangka telah diamankan di Polres Tulang Bawang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Sebelumnya diberitakan, polisi mengungkap motif pembunuhan terhadap seorang pegawai Bulog di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Pelaku utama nekat menebas leher korban hingga nyaris putus karena dilatarbelakangi dendam setelah cekcok di tempat karaoke.
Apriyadi mengatakan, pelaku dan korban sempat terlibat perselisihan saat berada di sebuah tempat hiburan malam pada malam sebelum kejadian. Keduanya diketahui tidak saling mengenal sebelumnya.
"Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku memiliki dendam. Mereka sempat bersenggolan di tempat karaoke hingga terjadi cekcok,” kata Apriyadi, Sabtu (14/3/2026).
Setelah kejadian tersebut, pelaku disebut mencari tahu lokasi tempat tinggal korban. Keesokan harinya, Jaili mendatangi kontrakan korban hingga akhirnya terjadi aksi penganiayaan berat yang berujung pada kematian korban.
“Pelaku kemudian mengetahui lokasi kontrakan korban. Saat didatangi, terjadilah peristiwa penganiayaan berat tersebut,” ujarnya.
Polisi juga menemukan fakta bahwa pelaku dalam kondisi terpengaruh narkotika saat melakukan aksi kejahatan tersebut. Hasil pemeriksaan urine menunjukkan Jaili positif mengonsumsi sabu.
Jaili ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Tulang Bawang. Ia dijerat dengan Pasal 459 KUHP subsider Pasal 458 KUHP dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3637781/original/021268200_1745160789-1000239699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532355/original/008888800_1773648862-Ansori_tersangka_kasus_penganiayaan_pegawai_Bulog.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3884477/original/ACg8ocJREsAsdQaP_nhdAJL-16rqd-zqi89ZLO-R1BdRN3rTTbRJxRA%3Ds200.png)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615608/original/002262500_1782601852-063_2283621934.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615223/original/052059800_1782601281-063_2283624238.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8392528/original/081634600_1782272943-000_B83Z88V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8553933/original/032729600_1782499706-uzbek_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615333/original/040722200_1782601521-000_B8JQ6V9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540213/original/078998400_1774689981-AP26086742238879.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261062/original/073105300_1781677236-063_2281989496.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8331592/original/085679400_1782201838-mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263929/original/069841500_1782033777-portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257463/original/069984400_1781243788-Direktur_Utama_Perum_Bulog_Ahmad_Rizal_Ramdhani-12_Juni_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5510647/original/041616400_1771834228-1000242858.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563782/original/081485100_1776917003-1000297302.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2752322/original/006653200_1552644717-20190314-Hiruk-Pikuk-Petani-Gorontalo-Sambut-Musim-Panen3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7617354/original/030596700_1780403789-cek_fakta_-_bulog.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5355545/original/056903800_1758342681-f4ce2b1a-5eb7-4948-b75d-17f8554c5a58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7550610/original/041293200_1780326732-1000335504.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4568442/original/087912500_1694165419-20230908-Harga_Gabah-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6099194/original/053105600_1778985190-IMG_3679.jpeg)