Geger, Seorang Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Penginapan Denpasar Bali

Tak kunjung keluar saat waktu chek out, seorang pria penghuni kamar penginapan ditemukan tewas tergantung.

Diterbitkan 23 Februari 2026, 22:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bali - Seorang pria berinisial YAK (22) ditemukan tewas tergantung di sebuah penginapan di Desa Padangsambian Kaja, Kecamatan Denpasar Barat, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 16.30 Wita. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di belakang pintu kamar.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, membenarkan peristiwa tersebut. Korban diketahui check in pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.

Dalam keterangannya, penjaga penginapan berinisial KS (54) menjelaskan, setelah proses registrasi, dirinya mengantar korban ke kamar. Sejak itu, ia tidak lagi bertemu dengan korban.

"Setelah memesan kamar tersebut, saksi tidak ada ketemu lagi dengan korban, hingga diberitahukan oleh teman saksi bahwa korban ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di dalam kamarnya," terang Iptu Adi.

Adapun penjaga lainnya, KS (55), yang menuturkan bahwa saat waktu cek out tiba, korban tak kunjung keluar kamar. Sekitar pukul 16.30 Wita, saksi menggedor pintu namun tidak mendapat jawaban.

"Kemudian saksi mencoba membuka pintu namun tertutup dengan sendirinya, saksi mendengar suara hape korban berbunyi namun korban tidak kelihatan," imbuh dia.

Setelah menanyakan kepada tamu di kamar sebelah, saksi melihat tali berwarna merah terikat di atas pintu kamar. Korban kemudian ditemukan dalam posisi tergantung di belakang pintu. Pihak penginapan segera menghubungi pemilik dan melaporkan kejadian itu ke pihak berwenang.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan korban tergantung menggunakan tali sepatu warna merah yang terikat pada lubang ventilasi kamar. Sebuah kursi yang diduga digunakan sebagai pijakan juga ditemukan di lokasi, bersama satu unit ponsel merek Vivo dalam keadaan aktif.

Hingga kini, motif korban melakukan tindakan tersebut masih didalami. "Belum diketahui motif korban melakukan bunuh diri," ucapnya Iptu Adi singkat.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke ruang jenazah RS Prof. Ngoerah menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.

KONTAK BANTUAN

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aaplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.icreativelabs.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.