Sekolah di Cianjur Tetap Dijaga Selama Libur Akhir Tahun, Ini Alasannya

​Kepala Disdikpora Cianjur, Ruhli Solehudin, mengungkapkan bahwa alasan utama kebijakan ini adalah faktor keamanan fisik bangunan sekolah.

Diterbitkan 24 Desember 2025, 17:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur mengeluarkan kebijakan tegas bagi seluruh satuan pendidikan selama masa libur panjang akhir tahun. Seluruh sekolah di wilayah tersebut diwajibkan untuk memberlakukan jadwal piket bagi staf dan tenaga kependidikan.

​Kepala Disdikpora Cianjur, Ruhli Solehudin, mengungkapkan bahwa alasan utama kebijakan ini adalah faktor keamanan fisik bangunan sekolah.

Berdasarkan data BMKG, cuaca ekstrem diprediksi masih akan melanda sebagian besar wilayah Cianjur hingga awal tahun 2026.

​"Mereka yang piket di setiap sekolah bertugas menjaga keamanan dan pengawasan. Mengingat sebagian besar wilayah Cianjur masuk zona merah bencana, cuaca ekstrem yang terjadi sangat berisiko memicu bencana alam," jelas Ruhli pada Rabu (24/12/2025).

Koordinasi Cepat dan Pendidikan Karakter

Selain piket fisik, pihak sekolah juga diminta mengaktifkan call center atau pusat panggilan. Fasilitas ini bertujuan untuk mempercepat koordinasi jika terjadi situasi darurat di lingkungan sekolah selama liburan berlangsung.

​Terkait kegiatan siswa, Ruhli menekankan bahwa libur semester yang dimulai pada 29 Desember hingga 11 Januari bukan berarti berhenti belajar. Namun, fokusnya dialihkan pada penguatan karakter di rumah masing-masing.

​"Kami berharap ada tambahan pendidikan karakter yang disampaikan orang tua, seperti kegiatan mengaji atau aktivitas positif lainnya di rumah," tambahnya.

 

​Pesan untuk Orang Tua

Menjelang kembalinya aktivitas sekolah pada 12 Januari, Disdikpora mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak guna menghindari hal-hal negatif. 

Ia juga meminta pihak sekolah untuk tidak memberikan pekerjaan rumah (PR) yang berlebihan agar tidak membebani orang tua dan siswa selama masa liburan.

​"Libur sekolah adalah momen bagi orang tua untuk membangun hubungan yang lebih harmonis dengan anak. Peran orang tua dalam mendampingi anak di lingkungan sekitar harus lebih ditingkatkan," tutupnya.