Liputan6.com, Makassar - Subdit Tindak Pidana Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel masih terus menyelidiki kasus dugaan chat mesum yang diduga dilakukan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Karta Jayadi, terhadap salah seorang dosen perempuan berinisial QDB.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel, Kombes Pol Dedi Supriyadi, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi ahli dalam kasus tersebut.
"Untuk kasus di UNM masih tahap penyelidikan. Kita sudah menghadirkan saksi ahli, yaitu ahli hukum pidana dan ahli bahasa," kata Dedi, Rabu (22/10/2025).
Advertisement
Ia menambahkan, saat ini penyidik tengah menunggu kehadiran saksi ahli dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk dimintai keterangan terkait dugaan chat mesum yang dikirimkan Karta Jayadi kepada QDB.
"Kita tunggu dari Komdigi. Komdigi ini kan instansi plat merah, jadi kita masih menunggu waktu dari mereka," jelasnya.
Dedi juga menyebutkan, pihaknya baru bisa menentukan apakah perbuatan Rektor UNM tersebut tergolong sebagai tindak pidana atau tidak setelah pemeriksaan saksi ahli selesai.
"Setelah itu (pemeriksaan saksi ahli) baru kita akan gelar perkara. Tinggal satu langkah lagi. Dari hasil gelar perkara nanti baru bisa diketahui hasilnya," ucapnya.
Ia menegaskan bahwa penyidik Tipidsiber saat ini telah memanggil Rektor UNM Prof Karta Jayadi dan dosen QDB untuk melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Apalagi sebelumnya, kedua belah pihak diketahui saling melapor. QDB melaporkan Prof Karta Jayadi atas dugaan pelecehan seksual dan verbal melalui pesan singkat, sementara pihak Karta Jayadi melaporkan QDB atas dugaan pencemaran nama baik.
"Intinya mereka sudah diperiksa. Kedua belah pihak sudah kami mintai keterangan," pungkas Dedi.
Â
Rektor UNM Diperiksa 3 Jam
Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Karta Jayadi telah menjalani pemeriksaan di Subdit 5 Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sulsel pada Senin (1/9/2025). Karta diperiksa selama 3 jam dalam kasus dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan oleh dosennya sendiri, QDB (51).
Hal itu dibenarkan oleh kuasa hukum Rekrot UNM, Prof Karta Jayadi, Jamil Misbach. Dia mengatakan bahwa pemeriksaan itu berkaitan degan isi pesan singkat di WhatsApp antara kliennya dengn dosen QDB.
"Prof Karta mengklarifikasi chatingan via WhatsApp dengan dosen QDB tahun 2022," kata Jamil, Rabu (3/9/2025).
Jamil pun mengklaim bahwa dugaan chat mesum antara Prof Karta dan QDB tersebut terjadi sahut-menyahut. Hal itu pun dilakukan tanpa adanya keberatan antara keduanya.
"Antara klien saya dan QDB tidak pernah ada keberatan dengan isi pesan WhatsApp. Jadi dugaan pelecehan seksual sulit ditemukan di komunikasi antar keduanya," kata Jamil.
Lebih lanjut dikatakan, ia mengapresiasi kinerja Polda Sulsel yang dengan cepat mengusut kasus ini. Olehnya itu, Jamil meminta masyarakat dan lebih khusus civitas akademika UNM agar menunggu hasil penyelidikan yang sementara dilakukan jajaran Polda Sulsel.
"Mohon masyarakat untuk bersabar menunggu hasil kerja Polda yang tentu kita wajib menghormati proses hukum yang sedang berjalan," pungkasnya.
Sebagai informasi, QDB juga mengaku telah menjalani pemeriksaan pada Rabu (27/8/2025). Hanya saja dia mengaku enggan membeberkan terkait apa dirinya diperiksa.
"Iya betul saya diperiksa, materinya maaf tidak bisa saya info," ucap QDB saat dikonfirmasi.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/721398/original/027674400_1632628540-Screen_Shot_2021-09-26_at_11.54.50.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5337388/original/000170800_1756893221-WhatsApp_Image_2025-09-03_at_16.45.45.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/344610/original/093311000_1471573794-foto-new.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)