Janggal Kematian Wanita Paruh Baya di Rumah Menantu, Dibunuh atau Bunuh Diri?

Kasus kematian wanita paruh baya berinisial IR (57) yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumah menantunya, di kawasan Kampung Umbul Keluwek, Kelurahan Durian Payung, Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, masih terus diselidiki polisi.

Diperbarui 16 September 2025, 17:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kasus kematian wanita paruh baya berinisial IR (57) yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumah menantunya, di kawasan Kampung Umbul Keluwek, Kelurahan Durian Payung, Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, masih terus diselidiki polisi.

Pada Selasa (16/9/2025) siang, tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung bersama Ditreskrimum Polda Lampung kembali menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan. Polisi masih mencari petunjuk penyebab kematian korban yang dinilai janggal.

Sebelumnya, korban sempat disebut meninggal akibat bunuh diri. Namun hasil pemeriksaan awal di TKP menimbulkan sejumlah kejanggalan. 

Korban ditemukan dalam posisi terlungkup di kamar mandi dengan luka dan bercak darah yang juga tercecer hingga ruang tamu.

Kecurigaan makin menguat setelah menantu korban, berinisial AR, sempat menghilang sesaat setelah kejadian. Polisi kini sudah mengamankan AR dan meminta keterangan terkait peristiwa tersebut.

 

Jeritan Anak Bongkar Peristiwa

Menurut keterangan warga, peristiwa ini terungkap Senin (15/9/2025) petang. Saat itu, dua anak korban, Risma dan Rani, berteriak histeris setelah menemukan ibunya tergeletak tak bernyawa di kamar mandi.

"Terdengar jeritan anak-anaknya, kami langsung datang ke rumah dan menemukan korban sudah meninggal bersimbah darah," ujar Nila Wati, tetangga korban.

Warga kemudian menghubungi pihak berwenang setempat yang diteruskan ke polisi. 

 

Polisi Amankan Barang Bukti

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Faria Arista, menyatakan sejauh ini pihaknya sudah memeriksa delapan orang saksi, termasuk anak dan menantu korban.

Meski sudah dua kali menggelar olah TKP, polisi belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian IR.

"Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sebilah pisau dan pakaian korban yang berlumuran darah. Saat ini kami masih mendalami keterangan para saksi," kata Faria.

Sementara itu, jenazah korban masih menjalani autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk memastikan penyebab kematiannya. Hingga kini, polisi masih terus mendalami kasus yang diduga janggal tersebut.Â