Warga Kuta Geger Ada Mayat Pria dalam Mobil, Saksi Lihat Korban 2 Pekan Lalu di Parkiran

Warga Benoa, Kuta Selatan digegerkan dengan penemuan mayat pria di dalam mobil yang sudah terparkir hampir dua minggu di area Pura Penataran Wisma Nusa Permai, Kamis (4/9/2025) siang.

Diperbarui 05 September 2025, 22:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Warga Benoa, Kuta Selatan digegerkan dengan penemuan mayat pria di dalam mobil yang sudah terparkir hampir dua minggu di area Pura Penataran Wisma Nusa Permai, Kamis (4/9/2025) siang.

Korban diketahui berinisial CLRP (31), pria asal Surabaya, Jawa Timur. Jenazahnya ditemukan dalam kondisi membusuk di kursi pengemudi. Polisi bersama aparat desa langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Salah satu saksi, HM (64), mengaku sempat melihat seseorang di dalam mobil tersebut sekitar dua minggu lalu.

"Sekitar pukul 23.00 Wita, saya melihat ada orang merokok di dalam mobil yang terparkir di depan pura. Karena biasanya warga yang parkir sudah melapor ke kepala lingkungan, saya tidak curiga dan langsung pulang," ujar HM, Jumat (5/9/2025).

Awal Mula Penemuan Mayat

Kecurigaan baru muncul ketika warga melihat mobil itu dikerumuni lalat dan mengeluarkan bau menyengat. I Wayan Nalo (56), Kepala Lingkungan Wisma Nusa Permai membenarkan laporan warga.

"Sekitar pukul 12.00 wita saya mendapatkan informasi bahwa adanya mobil yang dikerumuni lalat dan mengeluarkan bau tidak sedap dari dalam mobil yang terparkir di depan pura penataran wisma nusa permai. Yang mana saya mendapatkan informasi bahwa mobil tersebut sudah terparkir kurang lebih sekitar 2 minggu di depan pura penataran wisma nusa permai," katanya.

Wayan Nalo memastikan ke lokasi dan selanjutnya memanggil warga sembari menghubungi pihak kepolisian agar dilakukan tindak lanjut.

Ciri-Ciri Korban

Dari hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian mengidentifikasi ciri-ciri korban. Korban mengenakan kaus oranye, celana pendek hitam, sandal merah, serta gelang manik-manik di tangan kiri. Polisi mencatat, kaca mobil tertutup rapat dengan posisi kontak dalam keadaan on (hidup), meski mesin mati.

Korban ditemukan dalam kondisi sudah sulit dikenali akibat pembusukan. Luka di bagian leher kanan diduga karena proses tersebut, bukan akibat kekerasan.

Polisi kini berkoordinasi dengan RSUP Sanglah untuk visum lanjutan dan berusaha menghubungi keluarga korban. Selain itu, aparat juga menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk memastikan kronologi penemuan mayat itu.