Bupati Mas Ipin Kunjungi Para Lansia di Momen Hari Jadi Trenggalek Ke-831, Berbagi Hadiah Spesial

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin berbagi kebahagiaan kepada sejumlah lansia di Kabupaten Trenggalek untuk berbagi kebahagiaan kepada mereka.

Diperbarui 01 September 2025, 15:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Trenggalek Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin atau yang akrab disapa Mas Ipin bersama dengan Forkopimda Trenggalek kunjungi beberapa lansia usai prosesi Hari Jadi 831 Trenggalek. Kunjungannya bermaksud untuk berbagi kebahagiaan kepada para lansia di tengah semaraknya acara Hari Jadi Kabupaten Trenggalek. 

Bupati Trenggalek didampingi oleh Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki dan Komandan Kodim 0806 Trenggalek, Letkol Inf. Isnanto Roy Saputro. Mereka mendatangi para lansia dan berbagi kebahagian kepada mereka berupa bedah kamar.

Dalam kunjungannya, Mas Ipin mengatakan, "kebiasaan kita bersama Pak Kapolres bersama Pak Dandim, kita tahu Hari Jadi tidak semua orang ikut berbahagia, mereka bisa datang khususnya yang sudah sepuh-sepuh," katanya, Minggu (31/8/2025).

“Tadi saya tanya kapan melihat wayang, beliau menjawab sudah puluhan tahun yang lalu. Lihat wayang ya ingin. Suasana Hari Jadi sebagai gantinya kita datang. Tadi waktu arak-arakan ada 50 sasaran lansia yang kamarnya kita bedah kemudian dibersihkan,” lanjutnya.

Selain memberikan kebahagiaan kepada para lansia di Kabupaten Trenggalek, Bupati Mas Ipin juga meminta kepada para lansia mendoakan agar masyarakat Trenggalek selalu aman dan tentram.

“Kan tadi kelihatan, kamarnya sebelumya terlihat dari foto sangat kotor sekali. Kemudian dibersihkan, kita datang. Alhamdulillah berbagi kebahagian. Kita tadi juga meminta doa  semoga Trenggaleknya, masyarakatnya aman, tentram, semua masyarakatnya kebagian Rejeki. Kemudian berbahagia semua," tandas Mas Ipin.

Target Bupati

Sementara itu Christina Ambarwati, Plt. Kadinsos PPPA  Trenggalek menambahkan jika Mas Ipun mengunjungi tiga titik yang telah didatangi. Tiga titik tersebut terdiri dari enam sasaran, dengan 50 calon penerima sasaran bedah kamar lansia.

“Ada tiga titik yang dikunjungi pak bupati. Tiga titik ini terdiri dari 6 sasaran. Masing-masing 2 sasaran sudah kita layani dan yang Pak Wiwik Sumardi masih akan, tetapi sudah mendapatkan Waiting List dari 50 calon penerima sasaran bedah kamar lansia dalam rangka Hari Jadi Trenggalek," terangnya.

Dijelaskan juga oleh Christina, bedah kamar lansia itu ditujukan kepada para lansia dan kelompok rentan yang skema bedah rumah itu mereka tidak punya sumber daya. Sehingga upaya-upaya Pemerintah Kabupaten Trenggalek pada prinsipnya Trenggalek sudah kabupaten layak anak. 

Tidak hanya memuliakan anak-anak tapi kita punya kewajiban, jangan sampai di penghujung senjanya sudah meninggal tapi negara belum sempat hadir karena banyaknya daftar tunggu untuk bedah rumah. 

"Bedah kamar lansia ini menjadi skema kedaruratan. Sehingga di ujung usianya mereka itu bisa beristirahat dan beribadah dengan nyaman," tutupnya. (Prokopim TGX)