Dukung Ketahanan Pangan, Gubernur Banten Resmikan Pabrik Pupuk di Serang

Gubernur Banten, Andra Soni, resmikan pabrik bahan baku pembuatan pupuk dan pestisida atau karbamasi, untuk membantu program ketahanan pangan program Presiden Prabowo Subianto.

Diterbitkan 19 Juli 2025, 02:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Serang - Gubernur Banten, Andra Soni, resmikan pabrik bahan baku pembuatan pupuk dan pestisida atau karbamasi, untuk membantu program ketahanan pangan sesuai program Presiden Prabowo Subianto. Pabrik milik PT Delta Giri Wacana (DGW) yang berada di Kawasan Industri Modern, Kabupaten Serang, Banten itu akan memproduksi bahan aktif berbasis karbamat dengan kapasitas awal 2 ribu metrik ton per tahun atau sekitar 5 ribu metrik ton per tahun jika diformulasikan menjadi produk pestisida.

Pabrik itu dibangun sejak November 2023, dengan nilai investasi sekitar USD 20 juta disebut-sebut menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, juga memproduksi berbagai macam alat pertanian modern. "Keberadaan pabrik-pabrik agroteknologi seperti ini sekarang langsung berkontribusi pada peningkatan produktifitas pertanian salah satunya adalah pupuk, baik yang bersubsidi maupun nonsubsidi," ujar Gubernur Banten, Andra Soni, Rabu, (16/7/2025).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Gerindra Banten itu bercerita bahwa, 5,72 persen produk domestik regional bruto (PDRB) di wilayahnya berasal dari pertanian. Menurut Andra, keberadaan industri yang bergerak di sektor pertanian diharap dapat mewujudkan ketahanan pangan nasional selaras dengan program Presiden Prabowo Subianto, khususnya di wilayah Banten yang memiliki lahan pertanian cukup luas, khusunya di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang.

"Potensi pertanian dapat dimanfaatkan untuk peningkatan perekonomian di Banten. Data BPS menunjukkan bahwa sektor pertanian menyumbang 5,72 persen PDRB di Banten. Karena itu, sektor pertanian diharapkan dapat mewujudkan ketahanan pangan di Banten," terangnya.

Fokus Pasar Dalam Negeri

Berdasarkan kajian internal PT Delta Giri Wacana, potensi pasar industri bahan aktif pestisida di Indonesia terbilang sangat prospektif. Konsumsi pestisida nasional mencapai Rp16,4 triliun dan tumbuh dengan CAGR 10 persen yang diproyeksikan mencapai Rp25,4 triliun pada tahun 2028. 

"Pendirian pabrik ini menjadi sebuah bentuk dukungan sektor swasta dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang digagas pemerintah," ujar Presiden Direktur DGW Group, David Yaory, Rabu, (16/7/2025).