Liputan6.com, Kudus - Peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah terasa istimewa bagi masyarakat Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Sebab masyarakat setempat mendapat kado istimewa dari Pemkab Kudus.
Kado istimewa kali ini berupa kehadiran aplikasi Kudus Sehat. Prosesi peresmian aplikasi bermoto ‘Satu Genggaman Sejuta Kemudahan’ ini berlangsung khusyuk di Pendopo Kabupaten Kudus pada Kamis petang (26/6/2025).
Peluncuran aplikasi Kudus Sehat ini, sengaja dilakukan bersamaan agenda doa mengakhiri Tahun 1446 Hijriah berganti Tahun Baru Islam 1447 Hijriah. Kegiatan ini dihadiri para pejabat Pemkab Kudus, ASN, sejumlah ulama dan perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kudus.
Advertisement
Usai lantunan doa mengawali Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Bupati Kudus Samani Intakoris mengenalkan kehadiran aplikasi Kudus Sehat. Aplikasi ini untuk menjawab tantangan zaman yang serba cepat serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Kudus.
“Bertepatan Kamis (29/6/2025) hari ini merupakan Tahun Baru Islam, kita tinggalkan hal yang tidak baik di tahun yang telah lalu, dan menyambut tahun yang baru dengan komitmen perbaikan kualitas layanan,” ujar Bupati Samani.
Aplikasi Kudus Sehat ini bisa diunduh melalui melalui play store untuk pengguna android dan iOS untuk pengguna Iphone. Di dalamnya, aplikasi ini menawarkan beragam kemudahan dan layanan yang terpadu serta satu pintu.
Yang menarik, aplikasi Kudus Sehat ini memudahkan masyarakat yang ingin membutuhkan beragam layanan informasi tentang Kota Kudus dalam satu aplikasi dengan cepat. Kemunculan aplikasi Kudus Sehat sebagai upaya pemkab setempat membangun Kota Kretek yang lebih baik.
Layanan yang disediakan pada aplikasi ini meliputi layanan kedaruratan, pengaduan kesehatan, perizinan, pendidikan dan ketenagakerjaan. Selain itu, memuat layanan informasi wisata hingga CCTV online yang telah terintegrasi.
“Aplikasi ini diciptakan untuk menjawab tantangan zaman yang serba cepat. Serta mendekatkan dan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat,” ujar Bupati Kudus, Samani Intakoris.
Di dalam aplikasi Kudus Sehat itu, kata Samani, beragam layanan yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Mulai dari layanan kesehatan, hotel, administrasi kependudukan, perizinan dan informasi layanan lainnya.
Kehadiran aplikasi ini, sambung Samani, menjadi respon cepat dari organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada dilingkup Pemkab Kudus untuk menanggapi laporan masyarakat.
“Kritik dan saran dari masyarakat yang masuk dalam aplikasi tersebut, segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Kudus,” tukas Samani .
Sam’ani juga menyebut, dalam aplikasi Kudus Sehat bisa memberikan akses CCTV online yang telah terpasang di sejumlah titik strategis Kota Kretek. Masyarakat pun bisa memantau kondisi jalan dan lalu lintas melalui aplikasi Kudus Sehat.
”Ketika Jember sedang macet, masyarakat bisa mencari jalan lain dengan melihat aplikasi ini. Begitu juga dengan kondisi ada banjir bisa segera dipantau,” ucap Samani mencontohkan.
Sam’ani pun sangat berharap dengan aplikasi Kudus Sehat ini, masyarakat semakin dipermudah mendapatkan akses layanan. Melalui kemudahan ini, masyarakat cukup mengakses lewat ponsel yang dimilikinya.
Simak Video Pilihan Ini:
Aplikasi Digital Pengganti Berkurangnya ASN
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5266135/original/090278800_1750959455-Kudus_Sehat.jpg)
Kehadiran aplikasi Kudus Sehat ini yang diluncurkan Bupati Samani, juga terkait dengan kondisi berkurangnya jumlah ASN. Karena hal itu, sebagai alasan kuat perlunya inovasi pelayanan berbasis digital di Kabupaten Kudus.
“Aplikasi ini bukan sekadar alat bantu, melainkan bagian dari transformasi budaya kerja. Kita tahu jumlah PNS makin berkurang. Aplikasi ini menjadi semangat kita untuk bertransformasi, meningkatkan SDM kita,” terang Sam’ani.
Di lain sisi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kudus, Dwi Yusi Sasepti menambahkan, kehadiran aplikasi Kudus Sehat merupakan upaya mengintegrasikan berbagai pelayanan publik ke dalam satu aplikasi.
“Aplikasi ini merupakan integrasi dari berbagai layanan. Melalui satu aplikasi, masyarakat sudah bisa mengakses semua layanan dengan mudah,” terangnya.
Melalui aplikasi Kudus Sehat, Dwi Yusi meyakini bahwa masyarakat Kudus akan semakin mudah mengakses pelayanan dari Pemkab Kudus. Pihaknya juga menyebut, aplikasi ini akan semakin mendekatkan pemkab dengan warga Kudus.
“Cukup melalui satu (aplikasi), masyarakat tidak perlu repot mendownload banyak. Ini juga akan makin mendekatkan pemerintah dengan masyarakat,” pungkasnya.
Yusi menyebut, aplikasi Kudus Sehat sudah terintegrasi di setiap OPD pada lingkup Pemkab Kudus. Akses satu pintu ini akan lebih cepat untuk masyarakat.
“Kami akan bekerja sama dengan instansi lainnya di luar OPD, seperti Polres Kudus,” pungkas Yusi.
Arief Pramono
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5266134/original/080641700_1750959455-Kudus_Sehat_2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5419222/original/009460000_1763646900-Menag_Tafsir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4749999/original/079429500_1708587393-masjid-pogung-raya-owQ3N7FZgIM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534795/original/014528000_1773892938-khutbah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3381462/original/019627800_1613720800-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4957023/original/069684800_1727722364-WhatsApp_Image_2024-10-01_at_01.49.05_65253c26.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8260685/original/091098500_1781620959-pg16-1-muharam-jkt-bdg-madura-458e72.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260662/original/098410500_1781618317-1390f36d-756d-4b68-89cc-a0a142bbb51c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259210/original/093812700_1781491958-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3600664/original/072986500_1634092608-13_oktober_2021-1a.jpeg)