Geger Penemuan Mayat Wanita Berkalung Emas Huruf P di Persawahan Tuban

Seorang petani sempat panik saat menemukan mayat perempuan di area persawahan Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Diperbarui 23 Juni 2025, 16:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Tuban - Seorang petani sempat panik saat menemukan mayat perempuan di area persawahan Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Saat ditemukan, Senin (23/6/2025), pukul 10.30 WIB, kondisi mayat yang belum diketahui identitasnya itu mengenakan kalung emas

"Korban menggunakan kalung emas berbandul huruf P," ungkap AKP Rukandar, Kapolsek Singgahan, Polres Tuban ketika berada di lokasi kejadian.

Penemuan mayat perempuan yang membuat heboh warga sekitar tersebut bermula ketika ada seorang petani yang sedang menyemprot padi, dan pencari rumput di arena persawahan. Dimana, mereka merasa kaget karena mencium bau busuk menyengat di lokasi kejadian.

"Saksi (petani, red) mencium bau menyengat seperti bau bangkai di lokasi kejadian," jelas AKP Rukandar.

Kemudian, petani tersebut langsung melakukan pencarian asal bau menyengat yang mengganggu mereka. Alhasil, setelah ditelusuri mereka terkejut karena ada mayat perempuan dalam kondisi tertimbun lumpur di area persawahan.

"Saksi mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi miring ke kanan, dan posisi kepala tertimbun lumpur," ungkap AKP Rukandar.

Mengetahui hal itu, petani melaporkan kejadian tersebut ke polsek setempat. Mendapat laporan, Kapolsek setempat bersama tim Inafis Polres Tuban langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan oleh tempat kejadian perkara.

"Di lokasi kondisi jenazah masih memakai baju lengan panjang warna coklat, celana panjang warna hitam dan mengenakan kalung emas berbandul huruf P," terang mantan Kanit Satreskoba Polres Tuban itu.

Lebih lanjut, ia mengaku anggota belum mengetahui identitas korban, dan secara pasti penyebab korban meninggal dunia belum diketahui. Sebab, tim sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan dan jenazah telah di bawa ke rumah sakit guna proses penyelidikan lebih lanjut.

"Jenazah sudah di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Koesma Tuban untuk di otopsi," pungkasnya.