Asal-Usul Jenglot, Benda Mistis Sering Dipercaya Menyimpan Kekuatan Supranatural

Dunia urban legend Indonesia biasanya menyimpan kisah-kisah mistis yang menjadi bagian dari budaya lisan yang berkembang di masyarakat. Salah satunya kisah dan benda mistis jenglot yang masih sering diceritakan sampai saat ini.

Diterbitkan 24 Juni 2025, 03:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung - Dunia urban legend Indonesia biasanya banyak menyimpan kisah mistis yang menjadi bagian dari budaya lisan yang berkembang di masyarakat. Cerita-cerita ini tidak hanya berbentuk penampakan atau makhluk gaib tetapi juga menyangkut benda-benda.

Tidak jarang benda tersebut dipercaya memiliki kekuatan supranatural dan salah satu benda yang cukup melegenda dan sering muncul dalam cerita-cerita mistis di berbagai daerah adalah jenglot.

Jenglot merupakan sejenis benda yang terkenal karena tampilannya yang menyeramkan serta aura mistis yang menyertainya. Jenglot digambarkan sebagai makhluk kecil menyerupai manusia berwajah menyeramkan, bertubuh kaku, dengan rambut panjang dan kuku tajam.

Ukurannya hanya sekitar belasan sentimeter namun banyak yang meyakini jenglot menyimpan energi gaib yang kuat. Konon, benda ini dapat bergerak atau berpindah tempat sendiri dan dipercaya hanya bisa hidup jika diberi persembahan berupa darah.

Selain itu, banyak cerita menyebut bahwa jenglot digunakan oleh orang-orang tertentu sebagai sarana pesugihan atau penjaga gaib. Mereka yang mempercayai kekuatan jenglot biasanya menjadikan benda ini sebagai media untuk keuntungan instan.

Misalnya menarik rezeki, penglaris usaha, atau bahkan untuk perlindungan diri dari serangan ilmu hitam. Namun, penggunaan jenglot tidak bisa sembarangan karena diyakini memiliki perjanjian spiritual yang rumit dan konsekuensi jika tidak dirawat dengan baik.

Keberadaan jenglot sendiri sering menuai perdebatan terutama di kalangan ilmiah karena sebagian peneliti menyebut jenglot hanyalah rekayasa manusia dengan boneka kecil yang dibentuk sedemikian rupa lalu diciptakan mitos di sekelilingnya.

Namun, di sisi lain, masih banyak masyarakat yang tetap percaya pada keberadaan jenglot sebagai bagian dari kekuatan gaib yang nyata terutama di daerah-daerah yang masih memegang teguh kepercayaan adat dan supranatural.

Asal-Usul Jenglot

Melansir dari beberapa sumber, jenglot dikenal sebagai makhluk atau benda mistis yang memiliki bentuk seperti manusia mini dengan tubuh kaku, rambut panjang, dan taring mencuat.

Asal-usul jenglot diyakini berasal dari masa-masa peralihan antara Kerajaan Majapahit dan era awal Islam di Nusantara ketika banyak orang mendalami ilmu-ilmu gaib atau laku spiritual yang ekstrem.

Konon, jenglot dulunya adalah manusia yang menjalani ritual tertentu hingga tubuhnya mengecil dan membatu karena energi spiritual yang tinggi. Seiring waktu, jenglot menjadi bagian dari cerita mistis yang diwariskan secara turun-temurun.

Beberapa masyarakat meyakini bahwa jenglot memiliki kekuatan magis dan bisa digunakan untuk tujuan tertentu yang instan seperti menarik kekayaan, keberuntungan, atau bahkan pengasihan.

Karena dipercaya hidup secara gaib, jenglot harus “diberi makan” darah biasanya darah manusia atau hewan agar tidak membawa malapetaka bagi pemiliknya. Meskipun tidak ada penjelasan pasti dari sisi ilmiah tetapi masyarakat masih ramai membicarakan sosok ini.

Pasalnya, kisah mistis terkait jenglot masih menjadi perhatian di tengah masyarakat dan diceritakan secara turun-temurun. Tidak jarang kisahnya dianggap sebagai warisan leluhur maupun sekadar simbol mitos.