7 Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Kabupaten Bandung Barat

Ragam oleh-oleh khas Kabupaten Bandung Barat memang didominasi oleh makanan ringan.

Diterbitkan 23 Juni 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung - Kabupaten Bandung Bandung Barat memiliki ragam kuliner khas yang cocok dijadikan oleh-oleh. Masing-masing aneka makanan khas ini memiliki rasa dan tekstur unik.

Ragam oleh-oleh  Bandung Barat memang didominasi oleh makanan ringan. Namun, ada juga jenis oleh-oleh berupa sate-satean. Mengutip dari laman Pemkab Bandung Barat, berikut rekomendasi oleh-oleh khas Kabupaten Bandung Barat:

1. Gurilem

Gurilem adalah camilan berjenis kerupuk. Jajanan ini memiliki rasa gurih, asin, dan pedas. Adapun nama gurilem diambil dari akronim gurih dan pelem.

Gurilem tidak diproses dengan digoreng menggunakam minyak, melainkan dengan cara dipanggang menggunakan media pasir sungai. Sentra produksi gurilem terletak di Kecamatan Cihampelas dan Cililin. 

2. Kicimpring 

Kicimpring dibuat dari singkong dengan variasi rasa yang beragam, mulai dari gurih, asin, manis, hingga pedas. Saat ini, rasa kecimpring telah merambah ke aneka rasa lainnya.

Karena terbuat dari singkong, kecimpring juga kerap disebut sebagai kerupuk singkong. Sentra pembuatan dan penjualan kicimpring terletak di Kampung Babakan Bandung, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

3. Opak Kolontong

Opak kolontong merupakan cemilan berbentuk bulat seperti kerupuk. Namun, rasanya cenderung manis, bukan gurih seperti kerupuk pada umumnya.

Kudapan ini terbuat dari beras ketan yang ditumbuk halus, kemudian dikukus dan dikeringkan. Setelah kering, opak kelontong dibakar di atas bara atau digoreng tanpa minyak menggunakan media pasir.

Sentra penjualan dan pembuatan opak kelontong terletak di Kampung Cipari Desa Cijambu, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat.

 

Peuyeum

4. Peuyeum

Peuyeum atau tapai dibuat dari singkong melalui proses fermentasi. Makanan ini memiliki rasa manis dan sedikit asam.

Peyeum bisa dikonsumsi langsung atau digoreng lebih dulu sebelum dikonsumsi. Untuk berburu peyeum, wisatawan dapat berkunjung ke sentra pembuatan peuyeum di Kabupaten Bandung Barat, yakni Gunungmasigit, Citatah, dan Cipatat.

5. Wajit

Wajit dibuat dari beras ketan, gula merah, dan kelapa. Mirip seperti kue, makanan ini dibuat dengan cara dikukus, dibungkus, lalu dijemur.

Wisatawan dapat berkunjung ke sentra pembuatan wajit di Kabupaten Bandung Barat yang terletak di Kecamatan Cililin. Menariknya, wajit di Cililin dibungkus dengan kulit jagung.

6. Bolu Susu Lembang

Bolu Susu Lembang adalah kue bolu yang berbahan dasar susu. Rasanya manis dengan tekstur lembut. 

Sentra pembuatan bolu susu terletak di Lembang. Namun, gerai tokonya bisa ditemui di beberapa daerah Bandung Raya.

7. Sate Kelinci

Selain makanan ringan, ada juga jenis sate-satean yang bisa dijadikan oleh-oleh. Jika Purwakarta ada sate maranggi, Kabupaten Bandung Barat juga memiliki sate khas berupa sate kelinci.

Penjual sate kelinci dapat ditemukan berderet di jalan menuju Lembang. Makanan ini cocok dijadikan oleh-oleh untun wisatawan yang datang dari daerah yang tak jauh dari Kabupaten Bandung Barat.

Penulis: Resla