Dedi Mulyadi Resmi Terapkan e-Budgeting dan e-Voting di Seluruh Desa Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi resmi menerapkan kebijakan e-budgeting dan e-voting di seluruh desa di Jawa Barat.

Diperbarui 03 Juni 2025, 21:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi resmi menerapkan dua kebijakan berbasis digital di seluruh desa di Jawa Barat, yakni sistem pengelola keuangan berbasis digital (e-budgeting) dan sistem pemilihan kepala desa secara digital (e-voting).

”Ada dua hal yang hari ini saya tandatangani dan ini akan berlaku untuk seluruh desa di Jawa Barat," kata Dedi dalam unggahan di akun Instagram @dedimulyadi71 pada Selasa, 3 Juni 2025.

Dengan e-budgeting, Dedi menjelaskan bahwa transaksi yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan desa akan dilakukan seluruhnya secara digital.

"Uang masuk melalui transfer digital, kemudian nanti rincian belanjanya itu seluruhnya pembayarannya lewat digital," tutur dia.

Pengawasan terhadap keuangan desa, klaim Dedi, nantinya akan lebih terbuka dan transparan. Dengan demikian, diharapkan dapat mencegah potensi terjadinya penyimpangan.

"Sehingga kontrol terhadap keuangan desa akan semakin baik, semakin terbuka, dan semakin transparan, dan mudah sekali mendeteksi apabila ada potensi penyimpangan karena data digital tidak bisa membohongi," ujarnya.

Sementara terkait e-voting, Dedi menilai sistem tersebut memungkinkan mempercepat proses demokrasi sekaligus menekan biaya politik.

"Yang kedua adalah desa-desa di Jawa Barat diarahkan sistem pemilihan kepala desanya dengan menggunakan sistem pemilihan digital, artinya orang bisa memilih secara digital," imbuhnya.

Menurut Dedi, dua kebijakan berbasis digital tersebut diharapkan dapat menjadi langkah kongkret dalam mewujudkan prinsip-prinsip layanan publik dan demokrasi di Jawa Barat.

"Sehingga demokrasinya biaya murah, layanan publiknya cepat, dan transaksi keuangannya transparan," tandasnya.

 

Penulis: Arby Salim