Liputan6.com, Pekanbaru - Sekelompok anak di bawah umur yang tergabung dalam geng motor di Pekanbaru menyerang warga di Jalan Srikandi. Sebelum itu, para remaja tersebut berkonvoi dan menggeber sepeda motor di jalanan sehingga masyarakat menegurnya.
Tidak terima, anggota geng motor yang rata-rata masih duduk di sekolah menengah pertama (SMP) dan atas (SMA) itu memutar arah mengejar warga. Mereka menggunakan double stik dan alat setrum gajah.
Advertisement
Penyerangan ini viral di media sosial. Netizen mempertanyakan kehadiran personel Polda Riau dan jajaran, apalagi sekarang sudah ada tim pemberantas premanisme serta kejahatan jalanan (Tim RAGA).
Menindaklanjuti informasi tersebut, Polda Riau melakukan penyelidikan dan menangkap 8 terduga penyerang warga. Sebagian di antaranya merupakan siswa SMA dan sisanya masih SMP.
"Dari 8 orang, 3 masih SMA, makanya tidak ditampilkan," kata Wakil Kapolda Riau Brigjen Andrianto Jossy Kusumo didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Asep Darmawan, Senin siang, 2 Juni 2025.
Jossy menyatakan Polda Riau bakal menindak aksi premanisme, baik itu dilakukan oleh orang dewasa ataupun anak-anak. "Akan kami sikat," katanya.
Dalam kasus ini, polisi menyita double stick dan alat setrum gajah yang digunakan remaja dimaksud menyerang warga.
"Ada alat setrum gajahnya, ini bahaya kalau digunakan untuk manusia," ujar Asep.
*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Tunda Ujian
Sementara itu Asep menjelaskan, pihaknya masih menunggu laporan dari warga di jalan tersebut. Meski begitu, penangkapan tetap dilakukan karena sebagian anggota geng motor itu pernah melakukan aksi serupa di tempat berbeda.
"Kejadian samurai di Hawai, ada 2 di antara mereka ini pelakunya, kasus ini sebelumnya sudah ada tersangka, sudah limpah, pelakunya anak-anak," jelas Asep.
Asep menjelaskan, para anak-anak itu seharusnya pada Senin ada yang menempuh ujian kenaikan kelas. Kepolisian sudah menghubungi pihak sekolah dan meminta ujian dijadwal ulang.
"Ujiannya ditunda dulu bagi anak-anak yang diamankan ini, selanjutnya disediakan waktu ujian dihari lain agar hak pendidikan mereka terpenuhi," ujar Asep.
Terkait kasus penyerangnya di Swalayan Hawai, Asep menyebut kasus ini ditempuh melalui diversi. Semua pihak, baik kejaksaan dan lembaga pemerhati anak dihadirkan, tapi orangtua korban menolak karena perbuatan pelaku terbilang sadis.
"Kejadian di Swalayan Hawai itu, ada remaja yang sedang duduk-duduk diserang pakai samurai, dibacok," kata Asep.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1652262/original/071294400_1745220850-1000403036.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5239717/original/087608800_1748850456-IMG20250602120353.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372363/original/094665200_1476326529-pekanbaru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/827404/original/069659300_1510203910-WhatsApp_Image_2017-11-09_at_12.04.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8692722/original/034513200_1782755867-000_B8PJ7CN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6623640/original/050694800_1779454445-IMG_6940.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572558/original/087911300_1777847724-1001206231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572458/original/066535700_1777809718-IMG_20260503_172458.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556573/original/096128300_1776256033-15614.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4361526/original/020194500_1679020544-reproductive-system-stethoscope-top-view_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549837/original/008259100_1775631330-Menteri_LH_Pekanbaru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4148686/original/075381500_1662460733-IMG_20220906_173347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531371/original/009120100_1773571517-Titik_Panas.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5514090/original/027238100_1772080329-asrama-polisi-di-pekanbaru-terbakar-rumah-dinas-ludes-0abf33.jpg)