Tahanan Kabur, Kabag Operasional Hingga Kasat Narkoba Polres Kampar Dicopot

Polda Riau mencopot sejumlah pejabat di Bagian Operasional dan Satuan Reserse Narkoba Polres Kampar sebagai imbas tahanan kabur.

Diperbarui 19 Mei 2025, 14:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Pekanbaru - Polda Riau mencopot sejumlah perwira di Polres Kampar dari jabatannya sebagai imbas 11 tahanan kabur. Pejabat Kepala Bagian Operasional dan Kasat Reserse Narkoba Polres Kampar dimutasi dan dijabat wajah baru.

Wakil Kepala Polda Riau Brigadir Jenderal Andrianto Jossy Kusumo menjelaskan, mutasi tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Riau Nomor ST/409/V/KEP./2025 tertanggal 18 Mei 2025.

Jossy menyatakan, kebijakan mutasi ini merupakan bentuk komitmen Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dalam menjaga profesionalisme dan akuntabilitas internal kepolisian. 

"Selain sebagai bentuk evaluasi atas peristiwa yang terjadi, langkah ini juga bertujuan memastikan pelayanan masyarakat dan pemeliharaan kamtibmas tidak terganggu," kata Jossy.

Jossy menjelaskan, tidak boleh ada kekosongan atau pengendali di lapangan karena pejabat sebelumnya tengah diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan.

Oleh karena itu, Kapolda Riau memindahkan Kompol Rifendi yang sebelumnya menjabat Kabag Ops Polres Kampar ke jabatan baru sebagai Kaur Produk Kreatif di Subbid Multimedia Bid Humas Polda Riau. 

Jabatan Kabag Ops Polres Kampar kini diisi oleh Kompol Romi Irwansyah dari Ditreskrimsus Polda Riau. Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba yang sebelumnya dijabat AKP Era Maifo, turut dimutasi.

Sebagai pengganti, AKP Markus Timbul Sinaga dari Polresta Pekanbaru ditunjuk menjabat Kasatresnarkoba Polres Kampar. Selain itu, Ipda Hazli Murham ditunjuk sebagai Kasat Tahanan dan Barang Bukti.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Jangan Lalai

Jossy menegaskan, mutasi merupakan langkah manajerial strategis. Tidak tidak hanya sebagai sanksi atau rotasi semata tapi juga peneguhan komitmen institusi terhadap profesionalisme dan kepercayaan publik.

"Setiap pejabat yang diberi amanah harus siap bekerja dengan patuh terhadap perintah pimpinan, profesional dalam bertugas dan paham akan arah kebijakan institusi, Polda tidak memberi ruang untuk kelalaian," tegas Jossy.

Terkait tahanan kabur, saat ini masih menyisakan beberapa orang yang terus diburu tim gabungan Polda Riau dan Polres Kampar. Polda melakukan evaluasi menyeluruh agar insiden serupa tidak terulang.