Liputan6.com, Bantul - Sebuah bekas lokasi penggalian tanah di Imogiri, Bantul, berubah menjadi destinasi wisata populer. Bukit bego, yang namanya terinspirasi dari alat berat bekas proyek, kini menawarkan panorama alam memukau dan berbagai spot foto menarik.
Mengutip dari berbagai sumber, Bukit Bego dulunya merupakan area penambangan tanah yang aktif digunakan untuk proyek pembangunan. Lokasi ini menjadi tempat penggalian dengan menggunakan alat berat jenis ekskavator yang dalam bahasa Jawa sering disebut beko.
Proses penggalian selama bertahun-tahun meninggalkan bentang alam unik dengan kontur tanah yang tidak biasa. Setelah aktivitas penggalian berakhir, bekas lokasi tambang ini perlahan berubah fungsi.
Advertisement
Bentukan alam hasil galian yang unik justru menciptakan pemandangan menarik. Masyarakat sekitar mulai memanfaatkan lokasi ini sebagai tempat wisata alam yang menawarkan panorama luas ke arah selatan.
Bekas galian tanah meninggalkan formasi bukit dengan lekukan-lekukan khas. Kontur tanah yang tidak beraturan justru menciptakan spot-spot alami dengan sudut pandang berbeda.
Bukit Bego memiliki beberapa bagian dengan ketinggian yang berbeda-beda, sehingga menciptakan pemandangan bertingkat yang alami dan indah. Di bekas galian ini, terdapat beberapa spot menarik yang dapat dikunjungi wisatawan.
Â
Titik Tertinggi
Area puncak bekas galian menjadi titik tertinggi yang menawarkan pemandangan 360 derajat. Lereng-lereng terjal yang terbentuk dari aktivitas penggalian telah menciptakan tebing-tebing kecil yang bagus untuk foto.
Selain itu, terdapat cekungan-cekungan alami bekas galian yang berubah menjadi kolam-kolam kecil saat musim hujan. Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, pemerintah setempat dan masyarakat telah menambahkan beberapa fasilitas sederhana.
Mereka membangun gazebo untuk tempat beristirahat, membuat jalur jalan setapak yang mengelilingi area bekas galian, menyediakan spot foto dengan latar belakang pemandangan unik, dan menyiapkan area parkir kendaraan. Lokasi Bukit Bego sangat mudah dijangkau.
Hal ini karena terletak di tepi jalan utama yang menghubungkan Imogiri dan Dlingo. Jaraknya hanya sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta, sehingga wisatawan dapat menggunakan berbagai jenis kendaraan untuk mencapainya.
Banyak warung makan sederhana yang bermunculan di sekitar lokasi. Ada juga usaha penyewaan alat fotografi, jasa pemandu wisata lokal, dan penjualan oleh-oleh khas daerah yang semakin berkembang.
Penulis: Ade Yofi Faidzun
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/535950/original/093375400_1577858984-IMG_20200101_130416.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4997202/original/031780800_1731123505-mimpi-naik-bukit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372762/original/077068000_1476344055-yogya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/827404/original/069659300_1510203910-WhatsApp_Image_2017-11-09_at_12.04.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8651602/original/014097600_1782666412-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_17.17.56.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2872441/original/051482100_1564935670-KERETA_API-Muhamad_Ridlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8598442/original/004955100_1782571048-Kedai_Lokalti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8595965/original/015846800_1782566608-Mojah_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528786/original/061172800_1782460439-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_1.49.51_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475914/original/072997800_1782386472-WhatsApp_Image_2026-06-24_at_21.55.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472878/original/021323700_1782378604-WhatsApp_Image_2026-06-25_at_4.01.24_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393239/original/076368000_1782273722-Tangan_Nona_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389686/original/021582800_1782269835-WhatsApp_Image_2026-06-24_at_9.43.27_AM.jpeg)