Â
Liputan6.com, Jakarta - Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali erupsi pada Selasa pagi (11/3/2025), pukul 06.19 Wita. Laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, tinggi kolom letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki teramati mencapai 1.500 meter di atas puncak, atau sekitar 3.084 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi 62 detik.
Advertisement
Petugas Pos pantau Gunung Lewotobi Laki-Laki Herman Yosef menurut laporannya, mengimbau masyarakat dan wisatawan yang ada di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki untuk tidak beraktivitas apapun dalam radius 5 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki dan sektoral Barat Daya - Utara - Timur Laut sejauh 6 km.
Masyarakat juga diminta tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
Bagi masyarakat yang berada di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokengjaya, Boru, Nawakote.
Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.
Sepanjang 2025, Gunung Lewotobi Laki-Laki tercatat sudah meletus sebanyak 158 kali. Hingga hari ini, Selasa (11/3/2025), pukul 06.11 WIB, Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berstatus Siaga (Level III).
Â
Â
Apakah Gunung Lewotobi Laki-Laki Masih Aktif?
Berdasarkan laporan PVMBG, menurut hasil pemantauan Selasa (11/3/2025), periode pukul 00.00-06.00 Wita, Gunung Lewotobi Laki-Laki tercatat mengalami 3 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 4.4 mm, dan lama gempa 69-112 detik, serta 2 kali Harmonik dengan amplitudo 4.4-7.4 mm, dan lama gempa 77-95 detik, lalu 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 2.2-2.9 mm, dominan 2.2 mm.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329037/original/095568800_1787217508-Screenshot_2026-08-20_160444.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309638/original/028473800_1785232963-cek_fakta_-_bansos_balita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526386/original/065611600_1773119349-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-10T120535.465.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5157824/original/084211700_1741648457-VEN_LWK20250311053204.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306048/original/020084400_1784850788-gn_lwtb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305278/original/036122500_1784790168-gunung_lewotobi_lakilaki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303740/original/070325900_1784690836-gn_le.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289291/original/041595600_1783398004-gll.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288053/original/075636500_1783290004-gunung_LLL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8486987/original/093713000_1782399602-gunung_lewotobi_2506.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261224/original/021509200_1781689424-gunung_LTLK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257261/original/038233600_1781233599-1781227790256_copy_4128x2296__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256434/original/086546300_1781158221-gunung_lewotobi_1106.jpg)