Sukses

Komentar Kaesang soal Larangan Tamu Berbatik Parang Lereng Saat Resepsi Nikah di Pura Mangkunegaran

Liputan6.com, Solo - Resepsi pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono bakal digelar di Pura Mangkunegaran, Minggu (11/12/2022). Mengingat Pura Mangkunegaran sebagai rumahnya penguasa Mangkunegara, ada pantangan untuk tamu yang datang, yakni dilarang menggunakan batik parang lereng.

"Harusnya sudah tahu semuanya (larangan memakai motif parang lereng) untuk masuk Pura Mangkunegaran enggak boleh ada parang lereng," kata juru bicara pernikahan Kaesang dan Erina, Gibran Rakabuming Raka, di Solo, Rabu (7/12/2022).

Gibran menyebutkan bahwa aturan itu telah berlaku sejak turun-temurun di lingkungan Pura Mangkunegaran.

Adapun larangan mengenakan pakaian atau busana dengan motif parang tak hanya berlaku ketika berada di Pura Mangkunegaran, tetapi juga berlaku di lingkungan trah dinasti Mataram Islam seperti Keratonan Kasunanan Solo, Keraton Kasultanan Yogyakarta dan Pakualaman.

"Itu aturan dari Kanjeng Gusti (Kanjeng Gusti Adipati Arya Manngkunegara X) yang melarang (pemakaian motif parang). Harusnya ada (di undangan) dan sudah tahu semua (tentang larangan)," ujar dia.

Sebagai informasi, motif parang di kalangan trah dinasti Mataram Islam hanya boleh dipakai oleh raja dan anak-anaknya. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, motif parang kini banyak digunakan masyarakat di luar tembok keraton untuk memakai motif tersebut.

"Yang boleh memakai motf itu kan kanjeng gusti, kita kan rakyat biasa enggak boleh," kata Kaesang kepada media saat meninjau persiapan pernikahan di Pura Mangkunegaran, Rabu (7/12/2022).

Kaesang pun memberikan komentarnya soal larangan itu. Bukan Kaesang kalau tidak memberikan komentar yang santai dan bikin ngakak. "Nanti di depan banyak toko batik," celetuknya.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS