Sukses

Gerak Cepat Kemensos Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Tapanuli Utara

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Sosial mengirimkan bantuan bagi warga yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu.

Sesuai arahan dari Menteri Sosial Tri Rismaharini, jajaran Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dan Sentra Insyaf Medan bergerak untuk mendistribusikan bantuan logistik ke Tapanuli Utara.

"Dari Sentra Insyaf Medan dalam proses pengiriman bantuan. Mereka sedang dalam perjalanan. Bila lancar malam ini akan sampai di Tarutung," kata Kepala Sentra Insyaf Medan Iman Imaddudin sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian yang diterima di Jakarta, dikutip Antara.

Bantuan korban gempa Kementerian Sosial yang dikirim ke Tapanuli Utara dari Sentra Insyaf Medan meliputi makanan siap saji sebanyak 1.500 paket, makanan anak sebanyak 1.000 paket, lauk pauk siap saji sebanyak 1.000 paket, air minum kemasan 50 dus, selimut 500 lembar, dan matras 300 lembar.

Selain itu, ada bantuan berupa kasur 200 lembar, pakaian orang dewasa sebanyak 300 paket, sandang bayi 200 paket, popok 100 paket, tenda gulung 200 unit, tenda keluarga 20 unit, dan tenda serbaguna keluarga enam unit.

Pemerintah juga mengerahkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk membantu menangani dampak gempa yang terjadi pada Sabtu dini hari di Tapanuli Utara.

 

Saksikan Video Pilihan Ini:

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Warga Terdampak Gempa Trauma

Berkoordinasi dengan instansi terkait, petugas Kementerian Sosial dan Tagana mendata kebutuhan mendasar warga yang terdampak gempa serta membantu mengevakuasi korban gempa, terutama warga dalam kelompok rentan seperti orang lanjut usia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.

Menurut Koordinator Tagana Provinsi Sumatera Utara Eka Darmayanto, warga sebagian masih diliputi trauma dan belum berani kembali ke rumah karena khawatir kerusakan bangunan rumah bisa membahayakan keselamatan mereka.

"Untuk itu, Kemensos melalui Tagana Sumut telah menyiapkan tenda keluarga sebanyak empat unit," kata Eka.

Wilayah Tapanuli Utara diguncang gempa pada Sabtu pukul 02.28 WIB. Gempa yang pusatnya berada pada kedalaman 10 km di sekira 15 km barat laut Tapanuli Utara itu diikuti serentetan gempa susulan.

Gempa bumi berdampak pada bagian wilayah Tapanuli Utara, Hubang Hasundutan, Toba, dan Tapanuli Tengah.

Menurut data sementara pemerintah, gempa bumi menyebabkan satu orang meninggal dan sejumlah orang terluka serta mengakibatkan kerusakan rumah dan fasilitas umum.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.