Sukses

Posisi Tidur yang Nyaman untuk Penderita Hernia Hiatus

Liputan6.com, Bandung - Penderita hernia hiatus mungkin sering mengalami rasa tidak nyaman saat tidur. Hal ini terjadi ketika bagian perut menonjol melalui diafragma ke dalam rongga dada.

Diafragma adalah selembar otot yang memisahkan organ di perut yang ada di dada. Diafragma membantu tubuh bernapas dengan berkontraksi dan menarik udara ke dalam paru-paru.

Hernia hiatus atau hernia hiatal kecil biasanya tidak menimbulkan masalah. Namun, hernia hiatus yang besar dapat menyebabkan asam lambung naik.

Jenis hernia ini paling sering terjadi pada orang berusia di atas 50 tahun. Jika seorang anak mengidap kondisi tersebut, biasanya disebabkan oleh cacat lahir bawaan.

Penyebab hernia hiatus juga bisa dipicu plek tekanan yang terus-menerus dan intens pada otot di sekitarnya, seperti saat batuk, muntah, mengejan saat buang air besar, berolahraga, atau mengangkat benda berat.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Jenis Hernia Hiatus

Dikutip dari Healthline, hernia hiatus terdiri dari dua jenis, yaitu sliding dan fixed.

Sliding hiatal hernia

Sliding hiatal hernia merupakan jenis hernia hiatus yang paling sering terjadi. Kondisi ini terjadi ketika lambung dan kerongkongan menonjol dari rongga dada melalui otot diafragma yang terbuka.

Sliding hiatal hernia biasanya berukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala. Oleh sebab itu, kondisi ini mungkin tidak memerlukan perawatan khusus.

Fixed hiatal hernia

Pada hernia hiatus jenis ini, sebagian lambung menonjol ke rongga dada melalui diafragma dan menetap di dalam rongga dada. Fixed hiatal hernia merupakan kondisi gawat darurat yang berisiko menghambat aliran darah ke perut.

Hernia hiatus yang masih berukuran kecil umumnya tidak menimbulkan gejala. Namun, jika benjolannya makin membesar, dapat muncul gejala berupa: penyakit asam lambung (GERD), perut terasa penuh sesaat setelah makan, nyeri ulu hati (heartburn), kesulitan menelan, sakit perut, nyeri dada, dan sesak napas.

3 dari 4 halaman

Cara Tidur dengan Hernia Hiatus

Memiliki hernia hiatus dapat menyulitkan Anda untuk mendapatkan tidur yang tepat. Namun, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu tidur lebih nyenyak dengan hernia hiatus.

Dikutip dari Healthfully, tinggikan posisi kepala tempat tidur Anda dengan benda yang kokoh. Coba letakkan balok atau batu bata 6 inci di bawah kaki tempat tidur Anda (di kepala). Cara ini bisa mengangkat kepala dan dada Anda dan membuatnya lebih nyaman bagi untuk tidur dengan hernia hiatus.

Mengangkat kepala tempat tidur Anda juga mencegah asam lambung naik ke kerongkongan saat tidur.

Gunakan bantal berbentuk terjepit di tempat tidur. Bantal berbentuk terjepit kokoh dan memberikan lebih banyak dukungan terhadap tidur di tumpukan bantal. Anda dapat memindahkan bantal berbentuk terjepit di sekitar tempat tidur dan Anda bahkan dapat memilih untuk memindahkan bantal ke lokasi yang berbeda di rumah Anda, misal ke sofa.

Pasang sistem peninggian tempat tidur yang sesuai. Jika Anda sudah memiliki tempat tidur dan kasur yang nyaman, Anda dapat mempertimbangkan untuk memasang sistem peninggian tempat tidur sleepcliner atau sistem serupa lainnya.

Jenis sistem ini mengangkat pegas kotak dan kasur sebagai satu kesatuan, alih-alih menyebabkan Anda membungkuk di pinggang. Anda dapat mengoperasikan sleepcliner dengan rangka tempat tidur Anda saat ini atau dapat berdiri sendiri.

 

4 dari 4 halaman

Tidur Telentang atau Menyamping

Selain itu, Anda juga bisa membeli tempat tidur yang dapat disesuaikan. Tempat tidur yang dapat disesuaikan membuat sangat mudah untuk berpindah posisi hanya dengan menekan sebuah tombol. Anda dapat sering mengangkat kepala dan dada sambil berbaring di tempat tidur yang dapat disesuaikan. Ada berbagai gaya, warna, dan jenis tempat tidur yang dapat disesuaikan untuk dipilih dan Anda pasti akan menemukan tempat tidur yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Jika Anda memiliki hernia hiatus, hal yang terbaik adalah selalu tidur telentang atau menyamping. Anda harus menghindari tidur tengkurap atau dalam posisi canggung apa pun.

Hindari tidur di atas tumpukan bantal karena dapat menyebabkan masalah pada leher dan punggung Anda. Pastikan untuk tidur dengan pakaian yang nyaman dan longgar yang tidak pas di perut Anda. Jangan berbaring setelah makan makanan berat karena ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang hebat ketika Anda mencoba untuk tidur dengan hernia hiatus.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.