Akademisi Unsulbar Sebut Pemindahan Ibu Kota Ciptakan Pemerataan Ekonomi

Dia menyebut pemerataan pembangunan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan di masyarakat.

Diperbarui 27 April 2022, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Majene - Kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur dinilai mampu menciptakan pemerataan pembangunan. Proyek pembangunan IKN Nusantara mendapat dukungan dari berbagai kalangan.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (Fisip) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Burhanuddin menilai kebijakan Jokowi pemindahan ibu kota merupakan langkah tepat. Apalagi dalam upaya menghadirkan pembangunan yang merata.

"Dari sisi pemerataan apa yang dicananangkan Jokowi itu bagus," ujar Burhanuddin, Rabu (27/4/2022).

Dia juga mengatakan visi pembangunan Jokowi sampai saat ini sudah berada dalam jalur yang benar. Yakni, lanjut dia, jalur pembangunan yang dimulai dari Wilayah Timur baru kemudian Wilayah Barat Indonesia.

"Membangun dari timur ke barat yang selama ini dari barat ke timur. Nah, sekarang fokusnya dari timur ke barat, dia (Jokowi) bangun Papua dan Indonesia bagian timur, " tambah Burhanuddin.

Dia menyebut pemerataan pembangunan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan di masyarakat. Terlebih lagi dapat pula membuat Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia tidak hanya terkonsentrasi di Jawa.

Penyebaran Ekonomi

Itu artinya, tambah dia, dampak pembangunan merata turut memperluas penyebaran ekonomi. Hingga akhirnya masyarakat di seluruh wilayah Indonesia dapat langsung menikmati kehadiran peningkatan perekonomian.

"Kita sudah rasakan sekarang dengan apa yang sudah terjadi," tukas Burhanuddin.