Sukses

KILAS NUSANTARA: Jasad Bayi Terbungkus Sajadah hingga Wisatawan Tewas Tenggelam di Curug Cikaso

Liputan6.com, Jakarta - Penemuan jasad bayi di kebun kopi membuat geger warga Dusun Curah Damar, Desa Sidomulyo, Silo, Jember. Kapolsek Silo AKP M Suhartanto mengatakan, jasad yang sudah membusuk membuat polisi kesulitan menentuka jenis kelaminnya. Suhartanto menjelaskana, jasad itu pertama kali ditemukan seorang warga yang juga pemilik warung kopi. Saksi tersebut mengatakan, dirinya curiga ada gundukan tanah di bawah pohon kopi.

Dirinya kemudian meminta tolong warga sekitar untuk membongkar. Saat dibongkar ternyata ada jasad bayi yang sudah membusuk. Jasad bayi ditemukan terbungkus kain putih dan bagian luarnya ada sajadah biru. Dari hasil pemeriksaan diduga kuat bayi sudah dilahirkan saat baru berusia 6 bulan kandungan. Polisi ini tengah fokus mencari siapa pelaku pembuang jasad bayi tersebut.

 

Simak juga video pilihan berikut ini:

2 dari 3 halaman

Wisatawan Tewas Tenggelam di Curug Cikaso

Seorang wisatawan atas nama Afan asal Legok Tangerang Banten tenggelam di Curug Cikaso, Sukabumi, hingga ditemukan meninggal dunia. Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi, Okih Pazri Assidiq mengatakan, korban sebelumnya datang bersama 4 orang temannya. Korban kemudian berenang di curug, sementara empat orang temannya yang lain menunggu di warung yang tak jauh dari lokasi.

Saat itu arus sungai deras, korban juga telah diwanti-wanti untuk tidak berenang. Selang beberapa menita terdengat teriakan penjaga warung meminta tolong. Korban saat itu terbawa arus lantaran tak bisa berenang lalu tenggelam. Diduga korban tenggelam saat berusaha naik ke bibir kolam air terjun, namun ia terjatuh dan tenggelam. Korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tak jauh dari lokasi tempat kejadian dirinya tenggelama.

 

 

 

 

3 dari 3 halaman

Pimpinan Mini Market Bobol Tokonya Sendiri

Seorang kepala mini market di Tasikmalaya nekat membobol mini market di tempatnya bekerja. Pria berinisial IP itu berhasil menggondol uang di toko yang dipimpinnya hingga mencapai Rp140 juta. Di hadapan polisi, pelaku IP yang dibantu seorang sahabat satu kampungnya mengaku, terpaksa mencuri lantaran terjerat pinjol.

Kapolresta Tasikmalaya AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan, saat beraksi pelaku IP membobol pintu belakang mini market. Lalu menghilangkan barang bukti rekaman kamera pengawas. Dari dalam mini market tersebut, kedua pelaku juga mengambil berbagai jenis rokok dan barang lainnya. Tak hanya itu pelaku juga menggondol uang dan aset milik mini market. Untuk alibi, pelaku sempat melaporkan pencurian itu ke polisi.