Sukses

Longsor Pasie Laweh Padang Pariaman, Satu Keluarga Meninggal

Liputan6.com, Padang - Seluruh korban yang tertimbun bencana longsor di Pasie Laweh Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Padang, Sumatera Barat, Rabu (29/9/2021) malam, sudah dievakuasi.

Total terdapat tujuh korban yang tertimbun dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, ketujuh korban merupakan satu keluarga.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur mengatakan pencarian terhadap korban dilakukan hingga Kamis (30/9/2021) siang.

"Total dua rumah yang tertimbun longsor, dan satu rumah itu ada tujuh orang sekeluarga meninggal," katanya kepada Liputan6.com, Kamis (30/9/2021).

Selain satu keluarga yang meninggal, juga terdapat satu korban di lokasi itu, tetapi berhasil selamat namun mengalami luka-luka, juga terdapat enam unit sepeda motor yang tertimbun longsor.

Ia menyebut tanah longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sejak Rabu pagi. Tim BPBD Provinsi Sumbar telah turun ke lapangan.

"Keluarga yang meninggal berprofesi sebagai pembuat batu bata," ujarnya.

Rumainur menyebut, data satu keluarga yang tewas tertimbun longsor yakni Andi Karba Nduru (50), Yeri Hati Gobasa (46), Vianus (25), Esnimar (18), Aldi (11), Putri (6).

Sebelumnya Kalaksa BPBD Sumbar, Erman Rahman mengatakan potensi bencana mengintai provinsi ini hingga akhir tahun. Untuk itu, pihaknya mengingatkan masyarakat yang tinggal di lokasi rawan bencana agar selalu meningkatkan kewaspadaan.

Menurutnya, potensi bencana yang perlu diantisipasi hingga akhir tahun ini berupa banjir, banjir bandang, dan longsor.

Untuk mengantisipasi dampak bencana hingga penghujung tahun nanti, pihaknya sedang menyiapkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumbar tentang Siaga Darurat Bencana sampai 31 Desember 2021.

"Iya kita akan siaga darurat bencana alam hingga akhir tahun," ia menambahkan.

 

 

 

Saksikan juga video pilihan berikut ini: