Sukses

KILAS NUSANTARA: Viral Video Pria Tewas Bersimbah Darah hingga Video Kontroversial Gus Najih

Liputan6.com, Jakarta - Video seorang pria tewas dalam kondisi bersimbah darah di Denpasar Bali, viral di media sosial. Video tersebut pertama kali diunggah akun Instagram @denpasar.viral. Dalam unggahannya, disebut keterangan “Telah terjadi peristiwa pembunuhan di barat Pasar Monang-Maning, Jumat (23/7) sore. Korban seorang pria dibacok di tengah jalan oleh pelaku.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, membenarkan ada peristiwa pembunuhan tersebut. Pihaknya juga telah menangkap seorang terduga pelaku yang melakukan aksi pembunuhan itu. Polisi menyebut, masih ada satu korban lain dalam peristiwa pembunuhan tersebut. Pembuhuhan diduga dipicu ulah mata elang dan ormas.

  

 

2 dari 4 halaman

Viral ABG Dijual Pacar Pasangan Sejenis di Padang

Pertengkaran dua pemuda di pinggir jalan Kota Padang membuat heboh banyak orang yang melintas. Usut punya usut, keduanya merupakan pasangan sesame jenis yang bertengkar dipicu persoalan uang. Keduanya antara lain berinisial A (15), seorang pelajar yang dijual pacar pasangan sejenisnya HN (28). Keduanya diamankan ke Polresta  Padang.

Di hadapan petugas, A mengaku berpacaran dengan HN atas dasar suka sama suka. A kemudian dipaksa melayani pelanggan. Pertengkaran terjadi lantaran A minta uang kepada HN namun tidak diberi. Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda, membenarkan kejadian itu. A berhasil lari dari mobil HN dibantu warga sekitar. HN kini mendekam di Polresta Padang dan bakal kena pasal berlapis.

 

 

 

3 dari 4 halaman

Viral Video Kontroversial Gus Najih: Vaksin Pendukung Pembunuhan Massal

Sebuah video berisi pernyataan kontroversial Gus Najih, kakak Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin, yang juga putra Mbah Maimoen, viral di media sosial. Pasalnya, dalam video berdurasi 2 menit 36 detik yang tersebar di media sosial itu, Gus Najih menyebut vaksin sebagai pendukung pembantaian massal. Bahkan dirinya juga menyebut, vaksin yang diberikan ke presiden dan menteri hanya bohongan.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy saat dikonfirmasi, membenarkan adanya video tersebut. Bahkan sudah ada yang melaporkan secara resmi ke polisi. Penanganan kasus itu saat ini ada di Ditreskrimsus Polda Jateng. Pihak Barisan Kesatria Nusantara (BKN) yang melaporkan Gus Najih mengatakan, apa yang dilakukan Gus Najih sebagai suatu yang salah dan fatal di tengah pandemi yang masih merebak.

4 dari 4 halaman

Simak juga video pilihan berikut ini: