Sukses

Longsor Hantui Jalur Majene-Mamuju, Jalan Trans Sulawesi Ditutup

Liputan6.com, Mamuju - Bagi yang ingin menuju ke Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat malam ini ada baiknya untuk mengurungkan niat.

Polres Majene untuk sementara menutup akses jalan Trans Sulawesi tetap di Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana mulai pukul 24.00 hingga 07.00 Wita dikeesokan harinya.

Kabag Ops Polres Majene , AKP Ujang Saputra mengatakan, penutupan itu untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan akibat cuaca buruk saat ini.

Apa lagi, sampai saat ini aktivitas seismik di sekitar pusat gempa 6,2 magnitudo pada 15 Januari 2021 lalu masih sering terjadi.

"Kepada seluruh pengendara agar sementara waktu tidak melanjutkan perjalannya ke arah Malunda atau Mamuju untuk mengantisipasi ancaman longsor susulan akibat cuaca buruk demi keselamatan," kata Ujang kepada Liputan6.com, Senin malam (18/01/2020).

 

2 dari 3 halaman

Ancaman Longsor

Ujang menambahkan, longsor masih sering terjadi di beberapa titik di Majene, dikarenakan memiliki tekstur tanah yang labil. Jika tanah itu terus diguyur hujan lebat, membuat tanah yang menopang bebatuan jadi lembek dan berujung pada bencana tanah longsor.

"Sore tadi, akses jalan Trans Sulawesi Majene-Mamuju baru saja pulih setelah membersihkan material longsor, karena kondisi cuaca maka diputuskan untuk sementara jalan ditutup malam ini hingga esok," ujar Ujang.

Karena itu, Ujang menyarankan agar para pengendara untuk menggunakan waktu selama penutupan untuk beristirahat, baru dilanjut esok hari. Bagi pengendara yang membawa bantuan logistik, pihak Polres Majene siap memberikan pengawalan.

"Hal itu kita lakukan untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran dan aman terkendali," tutup Ujang.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini: