Sukses

Mengintip Aksi TNI Bersihkan Sampah di Pantai Kuta

Liputan6.com, Denpasar Beberapa hari terlihat sampah berserakan memenuhi Pantai Kuta yang terkenal dengan pasir putihnya tersebut. Kondisi ini membuat Kodam Udayana bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung membersihkan sampah-sampah tersebut. Nampak ratusan pasukan loreng dengan cekatan mengumpulkan sampah dan memindahkannya ke mobil sampah. Walau tengah bekerja, namun mereka tetap tersenyum dan menyapa wisatawan yang tengah berlibur di pantai tersebut. Dalam hitungan jam Pantai Kuta kembali bersih dari sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan Kabupaten Badung, Wayan Puja mengaku berterima kasih kepada Pangdam Udayana yang peka terhadap masalah sampah di Pantai Kuta.

"Kami berterima kasih kepada Pangdam Udayana dan seluruh jajarannya yang peka terhadap situasi ini (sampah di Pantai Kuta)," kata Wayan Puja di Pantai Kuta, Jumat (01/01/2021).

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemda) Badung sebenarnya berencana mengangkut sampah yang mengotori di Pantai Kuta tersebut. Namun ternyata ratusan personel TNI dari Kodam Udayana dan unsur aparat lainnya sudah lebih sigap.

"Sampah kiriman ini memang kerap terjadi di Pantai Kuta. Biasanya dibersihkan oleh para pedagang yang berada di pantai. Namun sejak pandemi Covid-19 dan ada pembatasan kunjungan wisatawan ke pantai, sampah tersebut berserakan begitu saja", ucapnya.

 

2 dari 2 halaman

Turunkan 400 Personel Bersihkan Pantai Kuta

Sementara itu Aster Kasdam Udayana, Kolonel Made Mahaparta menuturkan tindakan pembersihan sampah di Pantai Kuta ini bagian dari tanggung jawab bersama termasuk para prajurit TNI untuk menjaga kebersihan di Bali. Salah satunya Pantai Kuta yang terkenal sebagai daerah tujuan wisata internasional.

"Bahwa lingkungan kita harus dalam kondisi baik dan kami sangat berterima kasih kerjasama semua pihak. TNI-Polri, Pemkab Badung, Ormas, Pelajar Pramuka dan juga pihak Desa Adat Kuta," ujarnya.

Semengtara itu, pembersihan sampah Pantai Kuta tersebut melibatkan sekira 400 orang personel. Personel gabungan itu berasal dari Kodam IX/Udayana, Lanal Denpasar, Lanud Ngurah Rai Bali, DLHK Kabupaten Badung, Kepolisian, Ormas FKPPI dan juga Para Pelajar Pramuka dan Desa Adat Kuta.