Sukses

3 Penyebab Lonjakan Kasus Positif Covid-19 di Sulut

Liputan6.com, Manado - Satgas Covid-19 Provinsi Sulut memberikan gambaran epidemiologik yang perlu mendapatkan perhatian seluruh masyarakat Sulut. Dalam dua pekan terakhir ini terjadi lompatan penambahan kasus positif yang tinggi. Apa pemicunya?

"Terdapat tiga penyebab utama dari peningkatan kasus positif Covid-19 di Sulut," ujar Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel, Senin (16/11/2020).

Penyebab pertama adalah jumlah hasil swab test yang keluar dari Laboratorium PCR milik pemerintah dan swasta mencapai 4 ribu hasil tiap minggu. Dibandingkan dengan dengan pekan-pekan sebelumnya, hanya mencapai 2.500 sampai dengan 3.000 sampel.

"Yang kedua terjadinya lonjakan kasus suspek yang dirawat di rumah sakit yang kemudian ditindaklanjuti dengan tracing meluas oleh tim surveilans terhadap kontak erat kasus suspek ini. Ini yang menghasilkan kasus-kasus kontak erat yang terkonfirmasi positif," ungkap Dandel.

Faktor pemicu yang ketiga adalah terpantau bahwa disiplin dan ketaatan dalam melaksanakan protokol kesehatan makin kendor di masyarakat. Kerumunan massal makin sering terlihat, dan kebanyakan tanpa menggunakan masker.

"Masyarakat Sulut perlu meningkatkan ketaatan dan kedisiplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan 3M," ujar Dandel.

Terkait perkembangan kasus Covid-19 di Sulut, Senin (16/11/2020), ada penambahan 101 kasus baru positif. Jumlah ini merupakan yang terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Dengan demikian jumlah akumulasinya menjadi 6.061 kasus.

"Ratusan kasus baru ini berasal dari beberapa daerah seperti Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, dan Kotamobagu serta daerah lainnya," ujar Dandel.

Untuk pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh juga bertambah 27 orang, sehingga jumlah akumulasinya menjadi 4.977 orang. Dengan angka kesembuhan Covid 19 di Sulut per 16 November 2020 adalah 82,12 persen.

"Sedangkan pasien aktif Covid-19 terus meningkat, kini jumlahnya sebanyak 857 orang, atau 14,14 persen," kata Dandel.

Dandel juga melaporkan tidak ada penambahan kasus pasien Covid-19 di Sulut yang meninggal dunia, jumlahnya masih tetap seperti sehari sebelumnya yakni sebanyak 227 orang. Angka kematian atau case fatality rate sebesar 3,74 persen.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut: