Sukses

Mampir ke Palembang, Pria Asal Jambi Malah Dibegal Temannya Sendiri

Liputan6.com, Palembang - Aksi kriminalitas pembegalan sepeda motor di Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), sepertinya tidak pandang bulu.

Seperti yang dialami Fikri (23), pria asal Kota Jambi ini menjadi korban pembegalan sepeda motor oleh temannya sendiri yaitu RZ.

Fikri ingat betul bagaimana kenangannya dengan pelaku RZ, semasa mereka sama-sama bekerja sebagai tukang las di Kota Jambi.

Sebenarnya Fikri merupakan warga asli Kota Palembang, namun memilih hijrah ke Kota Jambi dan menetap di sana. Korban juga sudah lama berteman baik dengan pelaku, sejak tinggal di Palembang hingga di Jambi.

"Saya dulu pernah mengajak RZ datang ke Jambi, untuk ikut saya bekerja di bengkel las. Dia sempat bekerja selama satu tahun sebagai tukang las," ujarnya saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Minggu (12/7/2020).

Namun beberapa bulan lalu, RZ memilih keluar dari pekerjaannya dan kembali ke kampung halamannya. Meskipun tak lagi kerja bersama, namun komunikasi mereka tetap terjalin.

Sampai akhirnya Fikri memilih untuk berkunjung ke Kota Palembang, menggunakan sepeda motor seorang diri. Korban bertolak dari Tanjung Jabung Barat Jambi ke Palembang, pada hari Kamis (9/7/2020).

"Saya ingin ke rumah bibi di Jalan Letnahn Kasnariansyah Kelurahan 20 Ilir Palembang. Sembari menemui RZ juga di Palembang," ujarnya.

Sesampainya di Kota Palembang sekitar pukul 21.30 WIB, Fikri kebingungan karena tidak tahu lokasi tepat rumah bibinya. Dia pun meminta tolong kepada RZ, untuk mengantarkannya ke tempat bibinya.

Di perjalanan menuju ke rumah bibinya,RZ meminta Fikri untuk mampir ke rumahnya dulu di bilangan Ilir Timur (IT) II Palembang. Pelaku beralasan ingin mengambil charger telepon genggamnya.

Namun saat melintas di Jalan Perintis Kemerdekaan Palembang, tiba-tiba kepala Fikri dipukul dari belakang pakai benda tumpul.

"Saya spontan berhenti dan turun dari motor. Tiba-tiba datang dua orang nodong saya pakai pisau. Ternyata itu temannya RZ," katanya.

2 dari 3 halaman

Rampas Ponsel Korban

Kelakuan RZ yang awalnya baik, tiba-tiba berubah menyerangnya, serta merebut paksa sepeda motor korban. Bahkan telepon genggam Fikri juga dirampas oleh ketiga pelaku tersebut.

Dia terpaksa menyerahkan barang berharganya, karena diancam oleh para pelaku begal menggunakan pisau.

"Mereka langsung kabur membawa sepeda motor saya ke arah Boom Baru. Saya tidak menyangka saja, jika RZ berbuat seperti ini," ungkapnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang Heri menuturkan, timnya sedang menyelidiki perkara pencurian dengan kekerasan ini.

"Laporan sudah kami terima. Selanjutnya kasus begal ini ditindaklanjuti Satreskrim Polrestabes Palembang,” ucapnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: