Sukses

Cerita Ori Kurniawan, Ajudan Wagub Sumut yang Sembuh Setelah Positif COVID-19

Liputan6.com, Medan Ori Kurniawan menjadi pasien positif virus Corona COVID-19 di Sumatera Utara (Sumut) yang berhasil sembuh setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Pria 25 tahun ini merupakan ajudan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut, Musa Rajekhah. Ori, sapaan akrabnya, dinyatakan sebagai pasien ke-2 di Sumut yang sembuh dari virus Corona COVID-19 dan diperbolehkan pulang oleh pihak RSUP Haji Adam Malik pada Senin, 6 April 2020.

Ori mengatakan, sebelum dinyatakan positif terinfeksi virus Corona COVID-19, dirinya bepergian ke Jakarta bersama Wagub Sumut selama tiga hari, dan sempat mengunjungi pusat keramaian, salah satunya mal.

Setelah pulang dari Jakarta dan berada di Medan, Ori merasa lemas dan tidak enak badan. Selain itu, dirinya juga tidak selera makan, demam, batuk, dan merasakan gatal pada tenggorokan. Melihat kondisi Ori, Wagub Sumut menyarankannya untuk tes COVID-19.

"Saya disarankan untuk tes COVID-19," katanya, Rabu (8/4/2020).

Untuk mendapatkan hasil tes, Ori menunggu selama 5 hari sembari meminta izin untuk istirahat di rumah. Setelah 5 hari, hasil tes keluar dan menyatakan dirinya positif terinfeksi virus Corona COVID-19.

"Saat pertama kali tahu paya positif, shock. Saya sempat berpikir ini masalah," ucapnya.

Berkat inisiatif mencari cara menenangkan dan terus berusaha menguatkan diri, serta orang-orang terdekat memberi semangat dan doa, Ori merasa yakin apa yang dialaminya saat itu akan selesai, dan dirinya akan sembuh.

"Saya dijemput ambulans RSUP Haji Adam Malik. Selanjutnya dibawa ke ruang isolasi," ujarnya.

 

2 dari 3 halaman

Rutin Diberi Vitamin

Diungkapkan Ori, selama menjalani isolasi sejak 25 Maret 2020 di RSUP Haji Adam Malik, dirinya selalu diberi vitamin dan makanan bergizi agar sembuh dari virus Corona COVID-19. Juga selalu rutin dites dan dicek perkembangan kondisi tubuhnya, serta pengecekan melalui swab.

"Telur rebus selalu dikonsumsi, selain lauk. Saya juga rutin minum jus, seperti jus tomat, belimbing, terong, dan rutin minum susu," sebutnya.

Selama menjalani isolasi, Ori disarankan untuk berjemur setiap hari pada pukul 08.00 WIB. Ia berjemur di dekat jendela, karena sinar matahari mengarah ke kamar. Selain itu, Ori juga rutin berolahraga dan ibadah.

Diakuinya, dia juga tetap dapat melakukan aktivitas seperti biasa karena tidak diopname ataupun dipasang selang. Aktivitas sehari-hari yang dijalani selama diisolasi, juga menonton, bermain gim, dan rutin berkomunikasi melalui smartphone dengan keluarga dan orang-orang terdekat.

"Hal paling diinginkan selama isolasi, dukungan dan doa, yang dibutuhkan itu," tuturnya.

Saat mendapat surat kedua hasil laboratorium dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui swab dan dinyatakan negatif, Ori mengaku sangat senang. Ori juga sangat terkesan terhadap tim medis dan perawat, khususnya di bagian yang menangani pasien virus Corona COVID-19 karena telah sama-sama berjuang dan menguatkan.

Ori juga berterima kasih kepada orang-orang yang terus mendukungdan mendoakannya. Menurutnya, para tim medis adalah garda terdepan dan selalu stand by selama 24 jam.

"Kita tekan tombol, mereka langsung datang. Saya ucapkan terima kasi. Sekarang saya sudah di rumah," Ori menandaskan.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video pilihan berikut: