Sukses

Sensasi Menanti Pagi di 'Negeri Atas Awan' Gunung Prau

Liputan6.com, Wonosobo - Gunung Prau memiliki tinggi 2.565 mdpl, terletak di dataran tinggi Dieng Kabupaten Wonosobo, Jawa tengah. Tepatnya di perbatasan Kabupaten Kendal dan Kabupaten Wonosobo. Puncak tertinggi dataran Dieng ini ternyata menyimpan sejuta keindahan yang sangat populer di kalangan pendaki. Gunung Prau ini bukan termasuk gunung berapi, sebab itu banyak pendaki yang berdatangan.

Untuk sampai ke puncak Prau membutuhkan waktu 2-3 jam sehingga cocok bagi pendaki pemula. Terdapat tiga jalur, yaitu jalur Kenjurun di Kendal, jalur Pranten di Batang, dan jalur Pathak Banteng di Wonosobo.

Sekitar 89 persen pendaki, menggunakan jalur Pathak Banteng karena lebih dekat untuk mencapai puncak. Jalur pendakian Pathak Banteng memiliki tiga pos, dengan masing-masing tingkat kesulitan. Semakin tinggi, kondisi jalan semakin menyempit kanan kiri pun jurang.

"Karena pendakian saat itu kemarau, banyak banget debu, jalur jadi licin. Bonusnya  kalau kemarau bisa lihat pemandangan Gunung Sindoro, Sumbing, sama Kembang," ucap Donny Wibowo beberapa waktu lalu.

Puncak Gunung Prau dijadikan tempat mendapatkan golden sunrise dan sunset, yang sangat indah. Awan putih bagai lautan yang bergerak terbawa oleh angin, memanjakan mata pendaki melihat panorama tersebut.

Waktu yang paling tepat untuk mendaki Gunung Prau adalah pertengahan tahun karena cuacanya sangat cerah. Udara pun dingin, sehingga gumpalan es atau embun upas mudah ditemukan. 

"Di puncak gunung Prau ini, saya melihat langsung surga dunia memang ada dan di sini tempatnya," ujar Donny.

Ekosistem di Gununug Prau berbeda dengan gunung lainnya. Saat banyak gunung di Indonesia ditumbuhi bunga Edelweis, di Gunung Prau mudah ditemui bunga Daisy. Bunga dari keluarga asteraceae ini sama seperti bunga sunflower. Hamparan bunga Daisy inilah yang melengkapi keindahan Gunung Prau.

 

Nadiyah Fitriyah / PNJ

 

Simak video pilihan berikut ini:

Loading