Sukses

Arus Deras Sungai Cimanuk Garut Telan 2 Korban Pelajar

Liputan6.com, Garut - Dua pelajar yang tengah berenang di Sungai Cimanuk blok Babakan, Kampung Panjang, Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu, 17 November 2019, tenggelam terbawa arus deras sungai. Satu korban berhasil ditemukan, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian.

"Dua pelajar yang hanyut itu identitasnya Andika (14), dan Habibi (12), keduanya warga Kecamatan Cibatu," ujar Kapolsek Cibatu, AKP Dudi Tisna Irawan, Senin (18/11/2019).

Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian, musibah yang menghanyutkan kedua korban sungai Cimanuk berlangsung sekitar pukul 13.45 siang hari. Aalnya korban tengah berenang, disaksikan tiga orang temannya.

"Total sekitar lima yang berada di lokasi kejadian, hanya dua yang berenang," ujar dia.

Saksi yang berada sekitar 100 meter dari lokasi kejadian, mendengar teriakan beberapa rekan korban meminta bantuan karena dua orang rekannya, hanyut terbawa hanyut sungai Cimanuk. "Sebenarnya saksi mau menolong namun arusnya cukup deras," kata dia.

Mendengar laporan yang disampaikan saksi, lembaganya, ujar dia, bersama Koramil Cibatu, beserta warga sekitar langsung mencari korban di sekitar lokasi kejadian.

 

2 dari 2 halaman

Satu Korban Ditemukan

Setelah mencari selama satu jam, satu korban bernama Andika berhasil ditemukan di sekitar lokasi kejadian berlangsung.

"Kita langsung evakuasi ke Puskesmas, dan dibawa dibawa ke rumah duka di Kampung Kaum, Desa Keresek Kecamatan Cibatu," ujar dia.

Dudi menyatakan, hingga kini ketiga rekan korban yakni Arul (12), Amad (14), dan Dika (12) belum bisa dimintai keterangan akibat trauma.

"Untuk anak-anak yang tidak bisa berenang di sekitar sungai, agar didampingi oleh orang dewasa yang bisa berenang," dia mengimbau.

Untuk membantu pencarian Habibi, satu korban lainnya dalam musibah itu, Badan SAR Nasional (Basarnas) Kantor SAR Bandung, menurunkan tim rescue ke lokasi Sungai Cimanuk.

"Ada satu tim rescue ke lokasi kejadian," kata Kepala Basarnas Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah.

Mereka dilengkapi alat-alat terbaru proses pencarian mulai satu unit rescue car carier, dua set alat selam, satu set perlengkapan medis, satu set perlengkapan komunikasi, satu set perlengkapan air, dan satu unit rafting boat.

"Semoga korban segera ditemukan," dia berharap.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Pangdam Siliwangi Ingatkan Warga Garut soal Ancaman Bencana Alam
Artikel Selanjutnya
Cerita Tragis 2 Kuli Bangunan di Garut Tewas Tersengat Listrik