Sukses

Sosok Menyeramkan Penjaga Pertigaan Gunungpati Semarang

Semarang - Jalan di Kelurahan Cepoko, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) ramai disoroti setelah hadir kisah unik yang viral di media sosial. Pasalnya, sebuah foto yang menunjukkan sosok menyeramkan di tengah pertigaan Cepoko, Kecamatan Gunungpati dengan cepat menyebar di media sosial dan ramai dibicarakan warga dunia maya (netizen).

Kisah unik terkait lalu lintas di Kota Semarang itu kali pertama dicuatkan pengguna akun Instagram @wayang_ardjona, Rabu, 20 Juni 2018, dengan mengunggah foto boneka menyeramkan di tengah pertigaan Cepoko, Gunungpati. "Bwaaaar... yen mbengi iso mak tratap [Jika malam bisa membuat kaget] pertigaan Cepoko, Gunungpati," ungkapnya pada keterangan foto yang dikutip Solopos.com.

Berdasarkan foto yang diunggah, tampak boneka tanpa tangan dan kaki berdiri di atas tong. Wajah pucat dan rambut panjang pada boneka tersebut semakin menambah kesan seram.

Foto tersebut kemudian diunggah ulang di akun Instagram @aslisemarang dan langsung mendapatkan ribuan komentar. Tak sedikit yang menilai boneka tersebut memang menyeramkan.

"Bajilak untung wingi ra lewat kene [Beruntung kemarin tak lewat sini]," ungkap pengguna akun Instagram @satrialugas.

"Tanpa patung we wes horor, ditambah patunge [Tanpa patung saja sudah seram, ini malah ditambah patung]," tulis pengguna akun Instagram @ririsrahmakeup_.

Selain itu, warganet mempertanyakan maksud di balik pemasangan boneka yang justru dianggap mengganggu pengguna jalan di salah satu pertigaan di Gunungpati tersebut. "Anjir kemarin aku lewat sini kaget bukan main," tulis pengguna akun Instagram @rezaanv.

"Kenapa diberi seperti itu?" tanya pengguna akun Instagram @agroargo.

Namun demikian, sebagian netizen menjelaskan pemasangan boneka menyeramkan di tengah lalu lintas di salah satu kawasan Kota Semarang itu bertujuan baik, yakni mencegah pengguna jalan mengebut.

"Hahha. Ini sebenarnya memang ampuh buat yang suka ngebut. Karena TKP di situ tepat di pertigaan. Intinya agar tetep jaga kecepatan. Tapi nek ora paham ning kono yo tetep mak tratap [Tapi jika tak paham pasti terkejut]," beber pengguna akun Instagram @leoanakrimba.

 

Baca berita menarik lainnya dari Solopos.com di sini.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Komunitas Waria Solo Raya Dukung Gibran Jika Maju Pilkada
Artikel Selanjutnya
Upaya agar Industri Kopi Rumahan Bisa Beredar