Sukses

Cerita Nurlaela, Siswi Cirebon yang Sakit Sebelum UNBK

Liputan6.com, Cirebon - Semangat Nurlaela (15), siswi MTs N 2 Kota Cirebon mengikuti UNBK 2018 , tak pernah padam. Meski harus duduk di kursi roda, Nurlaela didampingi pengawas mengisi soal-soal yang ada.

Pantauan di lokasi, Nurlaela harus berjuang mengisi soal di tengah proses penyembuhannya. Sesekali pengawas membantu Nurlaela mengisi jawaban dari soal yang sudah dijawab oleh Nurlaela.

"Tangannya lemas tidak bisa bergerak sekitar dua minggu sebelum UNBK. Kondisi tubuh adik saya menurun drastis, sempat dirawat di rumah dokter umum yang juga tetangga rumah," kata Siti Rohani (23), kakak kandung Nurlaela, Senin (23/4/2018).

Rohani mengaku belum mengetahui penyakit apa yang diderita Nurlaela hingga tidak mampu menggerakkan tubuhnya. Dia mengatakan, hasil pemeriksaan dokter, Nurlaela kekurangan zat gula. Bahkan, Nurlaela termasuk orang yang jarang makan teratur.

Sebelum UNBK dimulai, Nurlaela sempat mengalami pingsan, perasaan sesak di bagian dada hingga sakit kepala. Tangan Nurlaela pun mendadak lemas tak bisa bergerak normal.

"Kalau angkat tangan sedikit saja gemetar pegang benda apa pun bergetar. Dokter awalnya bilang kondisi kesehatan Nurlaela sudah membaik alias gulanya sudah stabil, tapi sekarang tidak tahu kok masih begini," ujar dia.

Sejak sakit, Nurlaela sangat irit bicara. Rohani mengaku pasrah dan berharap masih ada semangat yang dimiliki sang adik untuk mengikuti UNBK tersebut. Rohani pun rela menunggu Nurlaela diluar ruangan hingga ujian selesai.

Rohani mengaku, semangat Nurlaela untuk ikut UNBK memotivasi sangat kuat. Oleh karena itu, dia akan terus mengantar sang adik untuk ikut UNBK.

"Semoga tidak ada kendala dan UNBK tetap lancar," ujar dia.

1 dari 2 halaman

Perhatian Sekolah

Kondisi kesehatan Nurlaela yang menurun terus menjadi perhatian MTs N 2 Kota Cirebon. Kepala Sekolah MTs N 2 Kota Cirebon Ja'far Musaddad mengatakan, sekolah sudah meminta pengawas untuk mendampingi Nurlaela mengisi jawaban soal UNBK.

Dia mengaku, Nurlaela merupakan salah satu siswa yang aktif di sekolah. Sebelum kondisi kesehatannya menurun, Nurlaela sempat ikut latihan drum band di sekolah.

"Yang kami tahu siswa kami ada penggumpalan lemak di kepalanya, sehingga membuat kondisinya menurun," ujar dia.

Dia mengatakan, sebelum UNBK, sekolah sering memantau kondisi kesehatan Nurlaela. Dia mengatakan, Nurlaela masih memiliki semangat untuk ikut UNBK.

Oleh karena itu, dia yakin semangat Nurlaela membuahkan hasil yang baik selama mengikuit UNBK. Diketahui, Nurlaela merupakan warga Kampung Cijambe, Kecamatan Harjamukti, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon.

"Kami sudah menyiapkan kursi roda disediakan untuk membantu Nurlaela ikut UNBK," ujar dia.

 

Artikel Selanjutnya
Toga Wisuda, Hadiah bagi Bayi Lulus ASI Eksklusif di Kecamatan Losari
Artikel Selanjutnya
Warga Binaan LPAK Rutan Yogyakarta Ikut UNBK