Sukses

Menikmati Sensasi Balap Motor di Tengah Kebun Teh Garut

Liputan6.com, Garut - Sebanyak 5.000 crosser dan pemilik motor gede alias moge tanah air, bakal menyemarakkan Garut Bike Week (GBW) di kawasan Yonif 303 Cibuluh, Kecamatan Cikajang, Garut, Jawa Barat, Sabtu, 14 April 2018 mendatang. Mereka akan menjajal trek kebun teh Cikajang yang cukup menantang.

Ketua Pelaksana GBW Ato Hermanto mengatakan, digelarnya acara tersebut sebagai bagian dari perayaan hari jadi Garut, sekaligus sebagai sarana memperkenalkan potensi wisata Garut selatan.

"Kita prediksi lebih lima ribu bikers datang, sekitar 3000 lebih para crosser dan sisanya motor gede," ujarnya saat jumpa pers di Aula Dodol Picnic Garut, Kemarin (11/4).

Menurutnya, hajatan besar yang baru pertama kali digelar di kota Intan Garut ini, bakal memberikaan kesan berbeda dibanding event lain. Panitia sengaja menggabungkan beberapa acara mulai memanah, lempar pisau dan lainnya dalam sebuah perayaan besar.

"Konsepnya family gathering, sambil ayahnya main motorcross maka keluarganya ada kegiatan lain di area event," ujar dia.

Rencananya agenda kegiatan yang akan dihadiri Kapolda Jabar Irjen Pol Budi Agung Maryoto tersebut, dibagi menjadi dua zona, ada zona A dan zona B. Zona A diperuntukkan bagi Kapolda dan rombongan tamu untuk selanjutnya melakukan kegiatan sosial dengan memberikan sembako kepada masyarakat sekitar.

Sedangkan, Zona B diisi ribuan crosser, mereka akan menjajal rute sepanjang 60 kilometer mulai perkebunan teh Cisaroni, Cikajang, Perkebunan teh Papandayan dan masuk lagi ke wilayah perkebunan teh Pamulihan. "Estimasi waktu diperkirakan 4 jam, jadi sore para crosser sudah masuk lagi ke arena event," ujarnya.

Kepolres Garut Budi Satria Wiguna mengatakan, untuk memudahkan gelaran acara, lembaganya telah melakukan sejumlah simulasi arus lalu lintas sehingga jalur yang akan dilalui ribuan peserta tidak mengganggu aktivitas warga. "Jadi selama event berlangsung akan diberlakukan satu arah di Jalan Raya Cibuluh," katanya.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Pagi Merana Menatap Ribuan Hektare Lahan Kering di Garut
Artikel Selanjutnya
Hama Tikus Menghantui Petani di Garut