Sukses

Mengenal Asal-usul Sumur dalam Sungai di Probolinggo

Probolinggo - Sumur di tengah aliran sungai (Spillway) di Desa Sumberbulu, Kecamatan Tegalsiwalan, yang videonya viral di media sosial (medsos) Facebook, rupanya bukan satu-satunya di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, dan Desa Sumber Katimoho, Kecamatan Krejengan, Probolinggo juga ada bangunan yang dalam kamus teknik disebut sipon itu.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Kabupaten Probolinggo, R. Oemar Sjarif, Rabu, 4 April 2018.

"Ada yang berpintu ada juga yang tidak. Tapi fungsinya sama saja," ujarnya.

Bangunan itu berfungsi sebagai saluran pembuang. Gunanya termasuk menanggulangi banjir.

 

Baca juga berita menarik lainnya di Timesindonesia.co.id.

 

2 dari 2 halaman

Peninggalan Belanda

Oemar menyatakan, Spillway atau sipon itu merupakan peninggalan Belanda. Di Probolinggo, pembangunan irigasi dilakukan secara besar-besaran pada tahun 1800-an. Sipon sendiri, merupakan saluran sungai yang dibangun di bawah permukaan sungai.

Air lancar mengalir tanpa memerlukan pompa lagi, karena energi air sudah keluar dengan sendirinya karena bekerja dengan sistem gravitasi.

Diberitakan sebelumnya, video sumur di tengah aliran sungai (Spillway) di Desa Sumberbulu, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, viral di media sosial (medsos) facebook. Ini menyusul unggahan video di Facebook yang menyatakan, ada lubang aneh di tengah sungai yang menelan air sungai tanpa diketahui muaranya.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
5 Tahun Berdiri Kokoh, Tiang PLN Tak Juga Dialiri Listrik
Artikel Selanjutnya
Mimpi Sleman Jadi Pusat Kopi Merapi