Liputan6.com, Garut - Konflik yang mencuat setelah Yani Suryani dan suaminya Handoyo Adianto menggugat ibu kandungnya sendiri, Siti Rokayah alias Amih (83), makin pelik. Pasalnya, keluarga Amih melaporkan Handoyo ke Polres Garut dengan tuduhan pemalsuan surat berisi keterangan saksi ahli yang dihadirkan di persidangan pada 13 April 2017.
Handoyo dilaporkan Asep Rohendi yang juga merupakan tergugat II dalam kasus perdata di PN Garut pada Kamis, 20 April 2017 atas dugaan pemalsuan tanda tangan yang diberikan oleh saksi ahli Winarko.
Laporan itu tercatat bernomor LP/B/137/IV/2017/JBR/RES/GRT. Menurut Asep, dugaan pemalsuan itu berkaitan dengan rekayasa perkara yang menjerat Amih sebagai tergugat I kasus utang piutang antarsaudara kandung.
Selain tanda tangan, pihak Asep mengklaim juga menemukan keterangan palsu dari saksi ahli yang akan dihadirkan penggugat. "Awalnya kan ditemukan bukti tanda tangan palsu, kini pun sudah kami temukan dugaan keterangan palsu dari saksi ahli yang akan dihadirkan (penggugat)," ujar Asep selepas sidang gugatan intervensi, di Pengadilan Negeri Garut, Jawa Barat, Rabu (26/4/2017).
Eep Rusdiana yang ditugaskan sebagai juru bicara keluarga Amih menambahkan, laporan kali ini sebagai reaksi dari rencana pengajuan alat bukti baru yang diberikan penggugat.
Dalam bukti itu, ujar Eep, ditemukan jika saksi ahli yang akan dihadirkan penggugat merupakan pegawainya sendiri, bukan pelaku bisnis sebagaimana yang akan disampaikan.
"Namanya Apipudin. Dia ngakunya pelaku bisnis pertanian, namun setelah ditelusuri dia hanya lulusan SD dan sampai saat ini masih kerja di kantornya Handoyo yang di Jakarta," kata Eep.
Dalam keterangannya, Apipudin yang diminta Handoyo mengaku sebagai pelaku bisnis pertanian diminta menjelaskan perputaran uang pinjaman Rp 41,3 juta yang diberikan penggugat. Inti penjelasan itu adalah jumlah utang yang belum dibayar pihak ibu jika digunakan dalam usaha pertanian, hasilnya akan mencapai Rp 1,8 miliar selama 16 tahun.
"Seolah-olah dia sangat ahli bisnis padahal dia hanya lulusan SD tahu darimana analisanya, mungkin saja taninya rugi," kata dia.
Dengan keterangan itu, Eep menuding pihak penggugat sengaja memperpanjang masalah serta memberatkan pihak Amih sebagai tergugat pertama. "Mereka terus hadirkan rekayasa demi rekayasa. Kemarin ketahuan tanda tangan palsu, ini alat bukti baru belum apa-apa sudah bohong," ujarnya.
Sementara itu, kuasa hukum penggugat, Jopie Gilalo membantah jika tanda tangan yang diberikan saksi ahli Winarko pada persidangan sebelumnya palsu. "Kata siapa palsu, itu tertutup materai dan sudah ada keterangan dari yang bersangkutan mengenai keaslian tanda tangannya," ujar dia.
Menurut Jopie, laporan kedua yang dilayangkan keluarga Amih semakin menunjukan tidak adanya itikad baik apalagi islah yang dilakukan keluarga tergugat. "Kan bisa dilihat kalau lapor polisi berarti bukan perkara mendamaikan, justru memperpanjang masalah," ujarnya.
Dengan bertambahnya laporan itu, Jopie pesimistis tawaran islah yang akan difasilitasi pengadilan bisa terwujud. "Bagaimana mau islah ini saja ada laporan lagi," ujar dia.
Keluarga Ibu Digugat Anak Lapor Polisi, Kasus Apa?
Peluang islah antara anak yang menggugat ibu kandungnya dan keluarga sang ibu di Garut makin menipis.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1577412/original/020460300_1493198537-WhatsApp_Image_2017-04-26_at_2.14.26_PM.jpeg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru4 hari yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
- Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365046/original/083732600_1791097921-cek_fakta_sapi_bebek.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5227787/original/093812800_1747821037-WhatsApp_Image_2025-05-21_at_16.41.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2913249/original/058240300_1568693252-KPK_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343958/original/032352600_1788928394-HOAX__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1373273/original/089533900_1476382186-garut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352193/original/062245600_1789736978-WhatsApp_Image_2026-09-18_at_20.09.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345420/original/031232100_1789031450-perundungan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4264196/original/013708100_1671268725-Siap-Siap_Penyesuaian_Tarif_Baru_KRL_Jabodetabek_Tahun_Depan-magang-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316708/original/026220500_1785984084-Kondisi_Pantai_Pangandaran_usai_gempa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311452/original/018299100_1785402701-IMG_3245.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296396/original/074595300_1784013048-polres_garut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295959/original/082654600_1783997590-Pemotor_keroyok_petugas_KAI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263990/original/053000400_1782043355-IMG_20260621_164329.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5191674/original/049784100_1744988208-Reaktivasi_kereta_Garut-Cikajang.jpg)