Liputan6.com, Riau - Tertangkapnya Harianto alias Hari, pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap Bayu Santoso di Pulau Rupat, Bengkalis, Riau makin membuka tabir gelap kasus ini. Sebab, rupanya ada dua orang lain turut terlibat dalam drama pembunuhan di meja biliar tersebut.
Polisi mengungkapkan, dari pemeriksaan tiga pelaku yang ikut mengakhiri nyawa korban berusia 31 tahun itu. Selain Harianto, salah satu pelaku lainnya Andrean alias Gondrong. Padahal Andrean yang melaporkan kejadian pembunuhan itu ke Mapolsek setempat.
Selain menghubungi korban supaya datang pada Jumat, 24 Maret ke rumah toko milik Harianto, Gondrong ikut memegang korban.
"Si Gondrong ini ikut mengeksekusi korban bersama pelaku Ha (Harianto)," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Agus Santoso di Mapolda Riau, Kamis (30/3/2017) petang.
Pelaku lainnya, tambah Agus, berinisial AA. Pria yang masih buron ini diduga ikut memegangi korban dari belakang bersama Gondrong. Usai kejadian, Gondrong dan AA langsung kabur.
"Sampai sekarang AA belum tertangkap dan masih dicari," kata Agus.
Gondrong dan AA kabur karena menilai perbuatan Harianto sudah berlebihan. Apalagi hal itu di luar rencana, karena korban awalnya dipanggil hanya untuk diberi pelajaran saja.
"Kedua panik ketika korban ditikam berulang kali, makanya kabur dan lari ke hutan," sebut Agus.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo menegaskan, dua tersangka selain Harianto tidak terlibat mutilasi. Keduanya hanya terlibat pada proses pembunuhan korban.
"Jadi melihat kedua tersangka lainnya kabur, tersangka Ha juga ikut panik. Maka terjadilah mutilasi di dalam Ruko tempat biliar itu," kata Guntur.
Sementara menurut Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono, Gondrong berani melaporkan kejadian yang melibatkan dirinya sendiri karena ketakutan. Setelah bersembunyi dua hari, dia memberanikan diri melapor dan kini ditahan atas perbuatannya itu.
"Awalnya dia tidak tahu kalau korban dimutilasi, tahunya hanya meninggal dunia saja," sebut mantan Kapolres Indragiri Hilir ini.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana juncto Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.
"Penyidikan lebih lanjut akan dilakukan, nanti penerapan pasal juga tergantung peran para tersangka dalam kejadian ini," ujar Hadi.
Si Gondrong Salah Satu Tersangka Mutilasi di Meja Biliar
Rupanya ada dua orang lain selain pelaku utama yang turut terlibat dalam drama pembunuhan di meja biliar berujung mutilasi tersebut.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/673215/original/pembunuhan2.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- Legenda Jerman Dituding Rasis Buntut Komentari Gaya Main Pantai Gading2 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)
- Dengarkan Saran Legenda Klub, Manchester United Kejar Bintang Piala Dunia 20261 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264147/original/086220300_1782096373-063_2282523599.jpg)
- FIFA Izinkan Bendera Pelangi di Laga Mesir vs Iran, Tolak Keberatan 2 Peserta Piala Dunia 20262 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/916085/original/009668100_1435788780-Cover.jpg)
- Pedri Takjub Lihat Lionel Messi yang Tetap Bersinar di Usia 39 Tahun3 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261449/original/024360400_1781704034-000_B7CB6XN.jpg)
- Matheus Cunha Tersanjung Dapat Pujian dari Ronaldo usai Cetak Gol untuk Brasil3 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530300/original/023508000_1782462492-AP26175847717345.jpg)
- Jepang vs Swedia: Keputusan Berani Graham Potter Berbuah Hasil4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528304/original/000911800_1782459714-AP26177049351866.jpg)
- Perjalanan Pau Cubarsi dari Desa Berpenduduk 200 Orang ke Piala Dunia 20264 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448078/original/040755400_1765983961-Barcelona-Pau-Cubarsi.jpg)
- Hajime Moriyasu Tak Gentar Hadapi Brasil, Jepang Yakin Bisa Bikin Kejutan di Babak 32 Besar5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
- Ronald Koeman Sebut Maroko Jadi Ujian Sesungguhnya bagi Belanda di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
- Yuto Nagatomo, Pemain Asia Pertama Yang Tampil Pada 5 Edisi Piala Dunia6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524143/original/085744300_1782453577-Yuto_Nagatomo.jpg)
- Piala Dunia 2026: Rotasi Besar-besaran yang Berujung Kekalahan Bagi Amerika Serikat6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520782/original/001156700_1782448403-turki.jpg)
- Kedalaman Skuad Spanyol Bikin Rival di Piala Dunia 2026 Bergidik6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5378177/original/005816700_1760215354-Spain_s_Mikel_Oyarzabal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520488/original/002175600_1782447973-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T112427.080.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/360649/original/076094300_1521185970-hmb_komo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/100/original/041043700_1417969216-IMG_20141207_225622_edit.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8531278/original/049125200_1782464148-372632.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8433303/original/012083200_1782323882-IMG_20260624_233149.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263990/original/053000400_1782043355-IMG_20260621_164329.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5275596/original/009421200_1751883638-52966144-4d5e-45d8-b5a0-8ba1c3fa112a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263345/original/081855100_1781887842-IMG_20260619_205520.v1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3544705/original/095321700_1629348830-ilustrasi-mayat_20170616_132436.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6461876/original/048016500_1779324747-napi-kasus-narkoba-di-lp-banda-aceh-tiba-tiba-meninggal-dunia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260136/original/069719400_1781577134-pengungkapan-kasus-pembunuuhan-drw1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259203/original/001347300_1781491494-kasus-pembunuhan-mks-drw.jpg)