Liputan6.com, Makassar - Tak hanya tersangka Rahmatia yang beberkan adanya gurita sindikat percaloan penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Unhas yang beraksi sejak lama. Nurjannah yang turut ditangkap bersama Rahmatia akhirnya berkicau mengenai keterlibatan pihak lain dalam jaringan percaloan yang terorganisir itu.
Ia yang diketahui sebagai pegawai Dinas Pendidikan Kota Palopo, Sulsel, masuk dalam perangkap sindikat percaloan berawal dari perkenalannya dengan Mr X yang dikenalinya sebagai Dr Rahman.
Dari Rahman itulah, lanjut Nurjannah, ia dikenalkan dengan sejumlah orang dalam Unhas, termasuk dengan panitia penerimaan. Hanya saja, ia menolak menyebut nama beberapa orang Unhas yang dimaksud tersebut.
"Jadi, saya ini juga menjadi korban penipuan dalam jaringan percaloan itu. Anak saya saja yang diurus tidak lulus oleh jaringan ini," kata Nurjannah saat ditemui di sela-sela hendak ke toilet setelah itu ia kembali bergegas masuk ke sel titipan Satuan Reskrim Polrestabes Makassar, Senin, 12 Desember 2016.
Ia menyatakan pengakuan tersebut telah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) saat keterangannya diambil penyidik, beberapa hari lalu. "Jadi, sekali lagi saya ini korban nak. Tolong diluruskan, "harapnya.
Menurut Nurjannah, awalnya ia hanya mengurus anaknya sendiri bernama Ananda untuk masuk ke Fakultas Kedokteran Unhas. Saat pengurusan itu, ia bertemu dengan seorang ibu rumah tangga bernama Suryana yang juga meminta bantuan dirinya agar anaknya, Aqila, dibantu diuruskan masuk Fakultas Kedokteran yang sama.
"Saya lalu bertemu dengan Rahmatia, sesuai arahan Dr Rahman, untuk selanjutnya dikenalkan dengan Daud alias DA," tutur Nurjannah.
Dalam pertemuan dengan DA di sebuah kafe di bilangan Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar tersebut, Suryana yang turut membawa Aqila dan disaksikan juga oleh Rahmatia lalu menyerahkan uang sebesar Rp 180 juta.
"Saya serahkan uang tersebut ke Rahmatia karena atas permintaan DA," kata Nurjannah.
Menurut Nurjannah, Rahmatia didesak oleh DA karena ia juga didesak oleh salah satu Kepala Biro di Unhas berinisial E. "Itu pengakuan Rahmatia ke saya sehingga saya serahkan uang," ucap dia.
Dalam pertemuan itu juga, lanjut dia, DA juga sempat mencatut nama seorang profesor untuk memuluskan jalan pengurusan. "Tapi, kami tak pernah melihat ada profesor yang dimaksud. Jadi, itu hanya cara jualan DA saja yang sebut-sebut ada guru besar sehingga kami yakin," kata Nurjannah.
Kisah Calo Ikut Terjebak Sindikat Penerimaan Mahasiswa Baru Unhas
Nama seorang orang dalam bernama Rahman kembali disebut tersangka lain kasus calo penerimaan mahasiswa baru Unhas.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1429113/original/026590600_1481105082-20161207-kampus_unhas-fk-makassar.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital1 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358245/original/052346800_1790327542-HOAX__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358342/original/058812500_1790333709-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)