Liputan6.com, Yogyakarta - Sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) meningkatkan kelas daun singkong dengan mengubahnya menjadi tempe. Inovasi itu muncul ketika melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Dusun Karang Tengah, Desa Sumberwungu, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul.
"Di wilayah ini, daun singkong hanya digunakan sebagai lalapan, bahkan juga dimanfaatkan sebagai pakan ternak," tutur Tonny Haryo Wibisono, ketua kelompok KKN, Rabu, 28 September 2016.
Hal itu membuat mahasiswa program studi Biologi FMIPA UNY itu prihatin. Pasalnya, daun singkong merupakan sumber protein nabati dan sangat bermanfaat melancarkan proses pencernaan makanan.
Daun singkong mengandung protein tinggi berkisar antara 23,42 persen, lemak 6,31 persen, serat kasar 15,80 persen, zat anti nutrisi HCN 550-620 ppm pada daun muda dan 400-530 ppm pada daun tua, vitamin A dan vitamin C.
Proses pembuatan tempe dari daun singkong hampir mirip dengan tempe kedelai. Pertama, daun ketela yang masih muda direbus sampai lunak. Waktu perebusan bergantung dari tingkat ketuaan daun. Semakin tua daun, waktu yang dibutuhkan semakin lama.
Setelah daun lunak, ditiriskan, dibilas dengan air mengalir lalu diperas sampai kering untuk mengurangi kadar asam sianida. Daun ketela yang sudah agak kering kemudian diiris tipis untuk membantu fermentasi mikroorganisme bekerja lebih cepat membentuk jamur dan menjadi tempe.
Daun yang telah diiris tipis kemudian diratakan dan dibiarkan meremah agar tidak saling menggumpal. Setelah itu, ragi tempe ditambahkan secukupnya. Indikatornya, apabila pada campuran daun ketela terlihat butir-butir ragi maka pemberian ragi sudah cukup.
Campuran daun ketela yang sudah diberi ragi siap dikemas baik dengan bungkus daun, kertas atau plastik. Campuran daun ketela dan ragi dimasukkan ke dalam plastik secukupnya, artinya tidak terlalu penuh dan tebal.
Plastik dilubangi pada bagian permukaan atas dan bawah menggunakan garpu atau lidi untuk membantu proses fermentasi dalam pembuatan tempe. Plastik berisi campuran tersebut kemudian disimpan di tempat yang terlindung dari sinar matahari selama 2-3 hari untuk memperoleh tempe siap olah.
Anggraeta Puspa M, salah satu anggota kelompok KKN, menjelaskan kelebihan tempe dari daun singkong adalah proses yang lebih sederhana.
Menurut mahasiswi Program Studi Kimia FMIPA UNY ini pembuatan tempe dari kedelai memerlukan beberapa perlakuan seperti perendaman biji, pengukusan, pencucian dan pelepasan kulit ari yang prosesnya lama, sedangkan tempe daun singkong hanya perlu direbus dan dicuci saja.
Daun Singkong Naik Kelas Jadi Tempe
Proses pembuatan tempe berbahan daun singkong lebih sederhana dibandingkan tempe kedelai.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1359394/original/014256900_1475131290-tempe_singkong.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Subholding Gas Tekan Emisi 29 Ribu Ton CO2 dari Efisiensi Energi9 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
- RPTRA Kebon Sirih, Oase Hijau di Tengah Padatnya Jakarta1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360581/original/074488200_1790655511-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-29T111631.534.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360712/original/030827900_1790662146-cek_fakta_--_BLT_UMKM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372762/original/077068000_1476344055-yogya.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385059/original/081102100_1793233300-192733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384954/original/039126300_1793197480-Screenshot_2026-10-28_211854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384953/original/032985700_1793197480-WhatsApp_Image_2026-10-28_at_20.04.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367532/original/076720000_1791353020-SnapInsta-Ai_2499253408504246426_279948745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362464/original/077425500_1790793271-L6krisjianabah_1790767961_3997557394674082233_204997305.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4696229/original/095929800_1703303448-krl_solo_jogja.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359513/original/015301100_1790556192-Hamzah_Batik_Malioboro_terbakar.jpg)