Liputan6.com, Serang - Setelah melakukan penyelidikan panjang, Polres Serang berhasil membongkar praktek dokter gadungan yang menewaskan pasiennya setelah melakukan operasi hernia.
"Korban malpraktek itu dibedah karena penyakit hernia. Namun setelah dioperasi, pasien meninggal dunia," kata AKP Gogo Galesung, Kasatreskrim Polres Serang, Kamis (8/9/2016).
Gogo mengungkapkan dokter gadungan bernama Segah (55) itu sehari-hari bekerja sebagai perawat berstatus PNS di rumah sakit pemerintah. Terbongkarnya praktek dokter gadungan berawal saat polisi mendapatkan informasi korban malpraktek dokter yang meninggal dunia berinisal SH (50), warga Kota Serang, pada 6 Juni 2014 lalu.
Ia menjelaskan, setelah dilakukan penyelidikan, ternyata pelaku sudah membuka praktek sejak 2013 dengan jumlah pasien mencapai 125 orang. Sebanyak 101 pasien dibedah minor, sedangkan 24 pasien menjalani bedah mayor.
Segah membuka klinik pengobatan di Kuranji, Kecamatan Taktakan, Kota Serang dengan memberikan biaya murah kepada pasiennya. Tarifnya berkisar dari Rp 200 ribu sampai Rp 2,5 juta tergantung penyakitnya.
"Basic-nya pelaku ini perawat di Rumah Sakit Umum. Nah, untuk meyakinkan pasiennya pelaku ini menggunakan baju layaknya seorang dokter bedah di klinik tanpa ada izin dari IDI," ujar Gogo.
Petugas berhasil mengamankan barang bukti alat-alat medis seperti tabung oksigen, ranjang operasi, obat-obatan keras, set tensi meteran, set infus, mesin steril dan peralatan bedah.
"Akibat perbuatannya pelaku diancam Pasal 78 Undang-Undang RI Nomor 29 Tahun 2014 tentang Kedokteran dan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana penjara selama 9 tahun," kata Gogo.
Dokter Gadungan di Serang Operasi 125 Pasien Sejak 2013
Seorang pasien di antaranya meninggal dunia setelah menjalani operasi hernia oleh dokter gadungan.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/663342/original/dokter-malapraktik.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri18 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru3 hari yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
- Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367418/original/016331900_1791348185-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-07T114242.118.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421569/original/046140800_1763950258-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-24T082534.482.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)