Liputan6.com, Bandar Lampung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mencegah penjualan makanan ringan Bihun Kekinian alias Bikini yang dinilai berbau pornografi. Sejauh ini snack Bikini yang menghebohkan itu belum terdeteksi beredar di Lampung.
"Tapi kami sudah melakukan pencegahan sejak dini dengan melakukan pengawasan secara rutin," kata Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag Bandar Lampung Firmansyah, di Bandar Lampung, dilansir Antara, Kamis 4 Agustus 2016.
Seiring belum terlihatnya keberadaan makanan ringan tersebut di Kota Tapis Berseri, kata dia, pihaknya pun tengah mencari tahu.
"Kalau laporan adanya keresahan atas produk makanan bikini kita belum terima, tapi kita masih mencoba cari tahu apakah di Bandar Lampung ada," tutur dia.
Terkait peredarannya yang melalui media sosial, jajarannya berencana menggandeng Diskominfo untuk bekerja sama, sebab hal ini dinilai ada kewenangannya juga.
"Kita tidak ingin mengambil alih tupoksi dinas lain. Jadi karena peredarannya masih melalui media sosial maka kami rasa perlu berkoordinasi dengan Diskominfo," kata dia.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Bandar Lampung Sidik Ayogo menyatakan siap bekerja sama dengan Diskoperindag. Hanya saja harus mempelajari sistem serta peraturan yang melandasinya terlebih dahulu.
"Semua harus tetap sesuai prosedur agar tidak ada kesalahan. Kita akan pelajari dulu hal-hal yang melandasinya tapi intinya kami siap bekerja sama," kata dia.
Sejumlah warga Kota Bandar Lampung, khususnya orangtua, mulai resah dengan adanya makanan ringan yang bergambar bikini serta bertulisan 'remas aku'. Salah satunya dirasakan warga Kemiling, Andi.
"Jika sampai ke anak-anak ini bisa merusak moral anak-anak, sebab gambarnya sungguh sangat tidak santun sebab bergambar bagian dada perempuan," tutur Andi.
Menurut dia, pemerintah harus mencari di mana lokasi pembuatannya. Sebab jika snack Bikini ini sampai jatuh ke tangan anak-anak bisa sangat berbahaya.
Snack Bikini Remas Aku itu dipasarkan melalui media sosial Instagram dan juga sudah tersebar ke beberapa kota di Indonesia.
Lampung Cegat Snack Bikini Remas Aku
Pemerintah Lampung tengah menelisik peredaran snack Bikini Remas Aku di wilayahnya.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1307138/original/022706200_1470280328-IMG-20160803-WA0014.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau12 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
- Clean Beauty Makin Dilirik, Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Produknya?1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
- Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360171/original/015599500_1790593922-Cek_Fakta_-_Sri_Mulyani_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5290555/original/019424000_1753145219-1000011471.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359742/original/014720700_1790573611-HOAX__26_.jpg)